Malang – Untuk terus melestarikan kekayaan warisan budaya nusantara, Menteri Kebudayaan (Menbud) Fadli Zon resmi mencanangkan Hari Keris Nasional diperingati setiap tanggal 19 April.
Hal itu menurut Fadli, selaras dengan terbentuknya Sekretariat Nasional Perkerisan Indonesia (SNKI) yang telah lama terbentuk.
“Kami mencanangkan 19 April sebagai Hari Keris Nasional, sejalan dengan digelarnya pertama kali sekretariat ini yang terakreditasi sebagai satu dari enam organisasi di UNESCO, sekaligus bagian upaya bersama melestarikan budaya,” kata Fadli Zon dilansir dari Antaranews.com, Sabtu (19/04/2025).
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Lanjut Fadli, keris telah diakui oleh UNESCO sebagai Masterpiece of Oral and Intangible Heritage of Humanity pada tahun 2005, dan telah masuk sebagai daftar warisan budaya takbenda dunia sejak 2008.
“Di tengah kekayaan budaya bangsa yang begitu besar kami mengharapkan keris, lalu juga wayang, dan banyak lagi ragamnya tetap bisa lestari,” jelasnya.
Ia berharap, dengan adanya momentum itu bagi pemuda khususnya untuk lebih bisa memahami dan ikut serta dalam menjaga warisan besar budaya Indonesia.
Selain itu, Fadli juga mendorong pentingnya penguatan kolaborasi antara pemerintah pusat, provinsi, kabupaten dan kota, perguruan tinggi, hingga penggiat budaya.
Menurutnya, dengan adanya Hari Keris Nasional ini akan semakin berdampak terhadap peningkatan pengetahuan dan keinginan pemuda dalam memajukan budaya bangsa.
“Sekarang ini sudah banyak yang bisa dimanfaatkan untuk menyebarluaskan literasi selain buku, seperti melalui podcast, dokumenter, diskusi, dan pameran,” tandasnya.