Dear Jatim Desak Audit Total Dugaan Keganjilan Anggaran Disbudporapar Sumenep

- Publisher

Senin, 28 April 2025 - 21:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi by AI

Ilustrasi by AI

SUMENEP – Gelombang kritik terhadap Dinas Kebudayaan, Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Disbudporapar) Kabupaten Sumenep kian menguat, Senin (28/4).

Aktivis Dear Jatim, Muhammad Sutrisno, secara tegas membuka dugaan kejanggalan pengelolaan anggaran di tubuh dinas tersebut.

Berdasarkan hasil telaahnya terhadap laporan belanja daerah tahun 2022 dan 2023, Sutrisno menemukan sejumlah indikasi yang patut dicurigai dan mendesak untuk diaudit lebih dalam.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dugaan Kebocoran Anggaran

Sutrisno mengungkap bahwa pada tahun 2022, Disbudporapar mengelola anggaran sebesar Rp19,55 miliar dengan serapan mencapai Rp19,04 miliar.

Baca Juga :  Deklarasi Gabungan NGO Indonesia, Perang Melawan Korupsi

Tahun 2023, jumlah anggaran tetap, namun realisasi hanya sebesar Rp19,12 miliar. Ia mencium indikasi ketidakefisienan pengelolaan dana publik tersebut.

“Ada sesuatu yang harus dipertanyakan. Mengapa potensi retribusi tidak dapat dioptimalkan? Ini menunjukkan ada yang tidak beres dalam pengelolaan aset milik daerah,” ujar Sutrisno kelada TimesIN.

Sutrisno juga mengkritik penghapusan utang kepada pihak ketiga senilai Rp29 juta lebih pada tahun 2023. Menurutnya, meski pihak ketiga menyatakan tidak akan menagih, tetap saja setiap keputusan terkait pengelolaan keuangan publik wajib disertai proses yang transparan dan akuntabel.

Baca Juga :  Ribuan Ojek Online dan Warga Rentan Ekonomi Terima Paket Sembako dari 98 Resolution Network 

“Berapa pun jumlahnya, penghapusan utang negara harus dilakukan berdasarkan mekanisme yang terbuka dan dapat dipertanggungjawabkan,” tegasnya.

Dear Jatim juga mempermasalahkan capaian Retribusi Tempat Rekreasi dan Olahraga yang hanya mencapai 81,85 persen dari target, di tengah fakta peningkatan jumlah wisatawan.

“Wajar jika wisata desa berkembang. Namun, pemerintah daerah tidak boleh lengah. Destinasi wisata utama tetap harus diprioritaskan agar tidak kalah bersaing,” tambah Sutrisno.

Desak Audit Investigatif

Melihat sederet kejanggalan ini, Dear Jatim secara tegas mendesak DPRD Kabupaten Sumenep untuk segera menginisiasi audit investigatif terhadap Disbudporapar.

Baca Juga :  Ini Komitmen Besar Sulaisi Abdurrazaq Setelah Kembali Jadi Ketua APSI Jatim

Audit ini dinilai penting guna memastikan pengelolaan keuangan daerah berjalan sesuai prinsip akuntabilitas dan transparansi.

Data Faktual PAD

Di sisi lain, Kepala Disbudporapar Sumenep ketika dikonfirmasi memberikan klarifikasi bahwa masalah utang yang dihapus berkaitan dengan proyek perencanaan lampu stadion tahun 2017 yang tidak terlaksana.

“Untuk perolehan PAD, itu berasal dari data faktual di lapangan, termasuk dari Pantai Lombang, Salopeng, dan Museum. Benar, jumlah pengunjung tahun 2023 naik, mencapai sekitar 1,3 juta orang, itu total kumulatif dari seluruh destinasi wisata yang ada,” jelasnya.

Follow WhatsApp Channel timesin.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Merasa Dipermainkan, Anggota Laporkan Kapoktan Surya Tani ke DKPP Sumenep
Klaim Ketua Poktan Soal Handtraktor Picu Protes Anggota
Korluh Lenteng Pastikan Monitoring Bantuan Handtraktor Meddelan
Bantuan Handtraktor Poktan Meddelan Dipertanyakan Warga
Aktivis Desak Kemenkeu RI Hentikan Realisasi Anggaran MBG ke Sumenep
Sosialisasi Penerapan Kompos Metode Ember Bertumpuk di Desa Kelbung Bangkalan
Kodim 0826/Pamekasan Gelar Coffee Morning Bersama Insan Pers, Tegaskan Pentingnya Kolaborasi dan Sinergi Informasi
Mahasiswa KKN Unija Pasang Petunjuk Jalan Desa Sogian

Berita Terkait

Selasa, 20 Januari 2026 - 22:53 WIB

Merasa Dipermainkan, Anggota Laporkan Kapoktan Surya Tani ke DKPP Sumenep

Selasa, 20 Januari 2026 - 22:35 WIB

Klaim Ketua Poktan Soal Handtraktor Picu Protes Anggota

Selasa, 20 Januari 2026 - 20:57 WIB

Korluh Lenteng Pastikan Monitoring Bantuan Handtraktor Meddelan

Selasa, 20 Januari 2026 - 20:12 WIB

Bantuan Handtraktor Poktan Meddelan Dipertanyakan Warga

Jumat, 16 Januari 2026 - 10:02 WIB

Sosialisasi Penerapan Kompos Metode Ember Bertumpuk di Desa Kelbung Bangkalan

Berita Terbaru

INSPIRATIF: Dua sosok pemuda asal Sumenep berhasil menggagas bisnis kreatif di Surabaya.

Ekonomi

Pemuda Sumenep Guncang Surabaya Lewat Bisnis Kreatif

Sabtu, 17 Jan 2026 - 22:04 WIB

You cannot copy content of this page