Konflik PBNU Mulai Cair, Gus Yahya Tegaskan Kembali Pada Kebersamaan

- Publisher

Senin, 29 Desember 2025 - 10:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Konflik PBNU mulai mencair usai silaturrahmi dengan Syuriyah dan Tanfidziyah. Foto/PBNU

Konflik PBNU mulai mencair usai silaturrahmi dengan Syuriyah dan Tanfidziyah. Foto/PBNU

JAKARTA – Konflik yang terjadi di tubuh internal Pengurus Besar Nahdatul Ulama (PBNU) saat ini sudah mulai mencair.

Hal itu terjadi usai KH Yahya Cholil Staquf atau Gus Yahya Ketua Umum PBNU melakukan silaturrahmi dengan Syuriyah dan Tanfidziyah PBNU.

Silturrahmi para petinggi pengurus PBNU dengan Syuriyah dan Tanfidziyah PBNU tersebut berlangsung di Pondok Pesantren Miftachussunnah, Surabaya, Jawa Timur, pada Minggu (28/12/2025).

Usai silaturahmi, Ketua Umum PBNU Gus Yahya menegaskan semua persoalan yang terjadi saat ini sudah tidak ada lagi. Semua pengurus besar di PBNU tetap solid seperti semula.

“Semua hal yang menjadi persoalan kita anggap sudah lewat, sudah tidak ada, dan kita kembali lagi kepada kebersamaan,” ungkapnya.

Selain itu, Gus Yahya mengatakan bahwa gerbong PBNU akan tetap berjalan dalam satu komando. Alias tidak ada lagi elemen atau gerbong yang mengatakan ‘Kubu Sultan’ dan ‘Kubu Kramat’ dalam internal PBNU.

Baca Juga :  Semarak Kemerdekaan dan HUT Ke-1 GLI, Literasi Jadi Spirit Kebangkitan Pemuda di Sumenep

Satu komando menurutnya tetap di bawah kepemimpinan Rais Aam KH Miftachul Akhyar, dan Ketua Umum Gus Yahya hingga akhir masa jabatannya sebagai pengurus di PBNU.

“Dulu kita berangkat bersama-sama, kita akan terus berjalan bersama-sama sampai akhir sebagaimana kesepakatan dan mandat dari pertemuan Lirboyo pada hari Kamis yang lalu,” tambahnya.

Diketahui, acara pertemuan tersebut di inisiasi oleh Rais Aam PBNU KH Miftachul Akhyar sebagaimana tercantum dalam keterangan pada surat undangan silaturahmi nomor 4962/PB.01/A.I.01.08/99/12/2025.

Baca Juga :  Tak Lagi Sekadar Wacana, Provinsi Madura Didorong Naik Meja Presiden

Dalam surat itu di tandatangani oleh Rais Syuriyah KH Muhibbul Aman Aly, Katib Ahmad Nadhif, Ketua Umum KH Yahya Cholil Staquf, dan Wakil Sekretaris Jenderal H Faisal Saimima.

Follow WhatsApp Channel timesin.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Babinsa Pademawu Ajak Pemuda Desa Tanjung Jauhi Bahaya Narkoba
Delapan Pejabat Berebut Kursi Sekda Sumenep
PMII UNIBA Sororti PR Calon Sekda Sumenep 2026 di Dinas Sebelumnya
Babinsa Koramil Larangan Dampingi Pengeboran Sumber Air Bersih di Desa Larangan Luar
Satlantas Polres Sumenep Amankan Lalu Lintas Pemangkasan Pohon
Apel Ops Keselamatan Semeru 2026, Polres Pamekasan Siapkan Kamseltibcarlantas
Rifa’s Scarf Torehkan Prestasi Gemilang di Fashion Show Trans Icon Mall Surabaya
Satlantas Polres Sumenep Gelar Polisi Sahabat Anak

Berita Terkait

Rabu, 4 Februari 2026 - 10:29 WIB

Babinsa Pademawu Ajak Pemuda Desa Tanjung Jauhi Bahaya Narkoba

Selasa, 3 Februari 2026 - 20:16 WIB

Delapan Pejabat Berebut Kursi Sekda Sumenep

Selasa, 3 Februari 2026 - 17:32 WIB

PMII UNIBA Sororti PR Calon Sekda Sumenep 2026 di Dinas Sebelumnya

Selasa, 3 Februari 2026 - 10:48 WIB

Babinsa Koramil Larangan Dampingi Pengeboran Sumber Air Bersih di Desa Larangan Luar

Senin, 2 Februari 2026 - 11:47 WIB

Apel Ops Keselamatan Semeru 2026, Polres Pamekasan Siapkan Kamseltibcarlantas

Berita Terbaru

Kantor Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Sumenep. (Doc. Istimewa)

News

Delapan Pejabat Berebut Kursi Sekda Sumenep

Selasa, 3 Feb 2026 - 20:16 WIB

Kolom

Disfungsi Pemerintahan dalam Pelayanan Publik

Selasa, 3 Feb 2026 - 10:21 WIB

You cannot copy content of this page