PAMEKASAN – Kepolisian Resort Polres Pamekasan mencatat, jumlah kasus narkoba yang terjadi selama periode tahun 2024 hingga tahun 2025 mengalami penurunan.
AKBP Hendra Eko Tri Yulianto Kapolres Pamekasan, melalui Kasi Humas Polres Pamekasan AKP Jupriadi menjelaskan. Selain kasus narkoba, kasus kecelakaan lalu lintas (Lakalantas) juga mengalami penurunan.
“Polres Pamekasan mencatat pada tahun 2024 terdapat 91 kasus narkotika dengan 117 orang tersangka. Sedangkan pada tahun 2025 jumlah kasus menurun menjadi 80 kasus,” kata AKP Jupriadi saat menggelar Konferensi Pers di Polres Pamekasan. Senin (29/12/2025).
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Meski jumlah kasus narkoba tersebut mengalami penurunan. Namun, jumlah para tersangka dalam kasus narkoba mengalami peningkatan.
Dalam catatan para tersangka narkoba itu, Jupriadi mengatakan tahun 2024 terdapat 117 orang tersangka. Sementara, tahun 2025 jumlahnya meningkat menjadi 130 orang tersangka.
“Hal ini menunjukkan keseriusan aparat dalam pengungkapan jaringan peredaran narkoba,” ujarnya.
Selain itu, kasus Lakalantas yang terjadi di Kabupaten Gerbang Salam juga mengalami penurunan dari tahun sebelumnya.
Menurut Ajun Komisaris Polisi Jupriadi, tahun 2024 tercatat ada 489 kasus Lakalantas. Sedangkan pada tahun 2025 turun menjadi 386 kasus Lakalantas.
“Namun demikian, pelanggaran lalu lintas justru mengalami peningkatan. Untuk penindakan melalui ETLE, pada tahun 2024 tercatat 278 pelanggaran, sementara pada tahun 2025 meningkat menjadi 318 pelanggaran,” tambahnya.












