SUMENEP – Kondisi fasilitas bangunan infrastruktur rumah sakit umum Daerah (RSUD) Moh Anwar di Kabupaten Sumenep kian memprihatinkan.
Sejumlah bagian bangunan dilaporkan mengalami kerusakan dan di nilai hampir roboh. Sehingga, hal itu menimbulkan kekhawatiran bagi pasien, dan para pengunjung rumah sakit.
Berdasarkan informasi yang di himpun, terlihat dinding bangunan rumah sakit milik pemerintah daerah itu sudah mulai retak. Atap bangunan rusak, mengelupas dan nyaris ambruk. Bahkan, atap dinding rumah sakit sudah banyak yang keropos.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Ali Baba salah satu pengunjung rumah sakit mengungkapkan bahwa kondisi atap dinding yang sudah mulai mengelupas hampir menimpa pengunjung pasien rumah sakit.
“Kondisi rumah sakit ini sangat membahayakan, sudah tidak layak di huni,” katanya kepada Timesin, Senin (26/1/2026).
Ia berharap, infrastruktur rumah sakit yang rusak itu agar segera di perbaiki.
Sementara itu, salah satu pasien RSUD Moh Anwar yang enggan di sebutkan namanya mengaku khawatir. “Saya khawatir, kalau terjadi roboh, risikonya bisa nyawa,” ujarnya.
Menanggapi kondisi bangunan yang kian memprihatinkan itu, Mulyadi, Ketua Komisi IV DPRD Sumenep mendorong pihak rumah sakit dan pemerintah daerah untuk memperhatikan secara serius terhadap kondisi infrastruktur RSUD Moh Anwar.
Menurutnya, demi pelayanan dan kenyamanan para pasien dan pengunjung, bangunan yang sudah mulai rusak tersebut perlu di lakukan perbaikan atau renovasi.
Jika tidak di lakukan renovasi, lanjut Mulyadi, hal itu sangat membahayakan bagi keselamatan.
“Kedepannya pembangunan fisik yang besar seperti rumah sakit ini harus di rencanakan lebih matang,” tandasnya.
Sementara, hingga berita ini di terbitkan, pihak rumah sakit RSUD Moh Anwar Sumenep belum memberikan keterangan terkait kondisi bangunan infrastruktur yang rusak tersebut.












