Modus Pakai Barcode Nelayan dan Petani, TMI Sumenep Bongkar Mafia BBM Solar Subsidi

- Publisher

Kamis, 8 Januari 2026 - 23:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wawan Sekretaris DPD TMI Sumenep bongkar mafia BBM Solar Subsidi. Foto/Timesin

Wawan Sekretaris DPD TMI Sumenep bongkar mafia BBM Solar Subsidi. Foto/Timesin

SUMENEP – DPD Tani Merdeka Indonesia (TMI) Kabupaten Sumenep bongkar cara licik mafia Bahan Bakar Minyak (BBM) Solar Subsidi.

Modus yang di lakukan para mafia solar subsidi ini dinilai rapi, sistematis, dan terindikasi melibatkan banyak pihak.

Wawan, Sekretaris DPD TMI Sumenep mengungkapkan, dari hasil temuannya di lapangan ada indikasi kuat adanya penyalahgunaan barcode BBM subsidi milik nelayan dan kelompok tani.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Modusnya menggunakan dua rekomendasi. Pertama barcode nelayan, kedua barcode kelompok tani. Entah dari mana mafia BBM ini mendapatkannya. Yang jelas, praktik ini sangat merugikan petani dan nelayan,” tegasnya kepada media, Kamis (08/01/2026).

Baca Juga :  Sasar 3 Ribu Siswa, Dapur MBG Desa Aeng Dake Jadi Dapur Pertama yang Beroperasi di Sumenep

Wawan menyebut, ada salah satu ketua kelompok tani di salah satu desa di Kabupaten Sumenep yang mengeluhkan jatah solar kelompoknya mendadak habis.

Dan ironisnya, setelah di telusuri kelompok tersebut justru mengaku tidak pernah melakukan pembelian solar di SPBU manapun.

“Padahal kelompoknya tidak merasa membeli. Ini menimbulkan pertanyaan besar, siapa yang bermain di balik layar,” ungkapnya.

Selain itu, hasil investigasinya di lapangan, DPD TMI Sumenep juga menemukan pola lama para mafia BBM solar subsidi.

Menurutnya, solar dibeli dari berbagai SPBU menggunakan barcode sah. Kemudian, solar tersebut di timbun dalam sebuah gudang, sebelum akhirnya dijual kembali dengan harga BBM industri demi keuntungan besar.

Baca Juga :  Pertamina Pastikan Stok Avtur Untuk Tiga Maskapai Penerbangan Haji Indonesia Aman

“Kami menduga ada oknum kuat yang membekingi,” tegas Wawan.

Dia bahkan menyebut praktik tersebut nyaris terjadi di hampir semua SPBU di Kabupaten Sumenep. Sehingga sulit di percaya jika aparat tidak mengetahuinya.

Dari ulah para mafia solar ini, lanjut Wawan, nelayan sulit untuk pergi melaut. Selain itu, para petani juga kesulitan membeli solar untuk mengoperasikan alat mesin pertanian (Alsintan) mereka.

Akibatnya, sejumlah lahan pertanian tidak bisa diolah secara maksimal dan akan sangat berpengaruh pada seruan pemerintah pusat soal swasembada pangan.

Atas temuan tersebut, DPD Tani Merdeka Indonesia Kabupaten Sumenep menyatakan sikap tegas:

Baca Juga :  Ubah Narasi! AAI Ajak Masyarakat Fokus pada Kemampuan, Bukan Keterbatasan

1. Mendesak Aparat Penegak Hukum (APH), baik Polri maupun Polda Jawa Timur, untuk mengusut tuntas praktik mafia BBM subsidi dan dugaan kongkalikong, tanpa pandang bulu.

2. Menegaskan bahwa aktivitas mafia BBM telah merugikan petani dan nelayan secara langsung, karena jatah solar habis dan alsintan maupun perahu tak bisa di operasikan.

3. Meminta Pemda Sumenep memanggil dan memeriksa pemilik SPBU yang di duga terlibat.

4. Mendesak Pertamina melakukan evaluasi total terhadap SPBU yang di sinyalir terlibat praktik penyelewengan.

5. Menyebut masih banyaknya dugaan penyalahgunaan BBM subsidi di lapangan, meski kasus tersebut ramai di beritakan.

Follow WhatsApp Channel timesin.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Babinsa Pademawu Ajak Pemuda Desa Tanjung Jauhi Bahaya Narkoba
Delapan Pejabat Berebut Kursi Sekda Sumenep
PMII UNIBA Sororti PR Calon Sekda Sumenep 2026 di Dinas Sebelumnya
Babinsa Koramil Larangan Dampingi Pengeboran Sumber Air Bersih di Desa Larangan Luar
Satlantas Polres Sumenep Amankan Lalu Lintas Pemangkasan Pohon
Apel Ops Keselamatan Semeru 2026, Polres Pamekasan Siapkan Kamseltibcarlantas
Rifa’s Scarf Torehkan Prestasi Gemilang di Fashion Show Trans Icon Mall Surabaya
Satlantas Polres Sumenep Gelar Polisi Sahabat Anak

Berita Terkait

Rabu, 4 Februari 2026 - 10:29 WIB

Babinsa Pademawu Ajak Pemuda Desa Tanjung Jauhi Bahaya Narkoba

Selasa, 3 Februari 2026 - 20:16 WIB

Delapan Pejabat Berebut Kursi Sekda Sumenep

Selasa, 3 Februari 2026 - 17:32 WIB

PMII UNIBA Sororti PR Calon Sekda Sumenep 2026 di Dinas Sebelumnya

Selasa, 3 Februari 2026 - 10:48 WIB

Babinsa Koramil Larangan Dampingi Pengeboran Sumber Air Bersih di Desa Larangan Luar

Senin, 2 Februari 2026 - 11:47 WIB

Apel Ops Keselamatan Semeru 2026, Polres Pamekasan Siapkan Kamseltibcarlantas

Berita Terbaru

Kantor Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Sumenep. (Doc. Istimewa)

News

Delapan Pejabat Berebut Kursi Sekda Sumenep

Selasa, 3 Feb 2026 - 20:16 WIB

Kolom

Disfungsi Pemerintahan dalam Pelayanan Publik

Selasa, 3 Feb 2026 - 10:21 WIB

You cannot copy content of this page