Jembatan Ambruk, Mobilitas Warga Giligenting Terhambat

- Publisher

Senin, 22 Desember 2025 - 20:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kondisi jembatan yang ambruk di desa Bringsang, Kecamatan Giligenting, Kabupaten Sumenep.

Kondisi jembatan yang ambruk di desa Bringsang, Kecamatan Giligenting, Kabupaten Sumenep.

SUMENEP – Hampir sebulan sejak jembatan penghubung di Desa Bringsang, Kecamatan Giligenting, Kabupaten Sumenep, ambruk pada Jumat (5/12), akses vital masyarakat masih belum pulih.

Hingga kini, belum ada kepastian waktu perbaikan, sementara aktivitas warga dari empat desa terdampak semakin terhambat.

Jembatan tersebut selama ini menjadi jalur utama mobilitas warga, terutama kendaraan roda empat.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Akibat kerusakan itu, masyarakat terpaksa bergantung pada jembatan darurat dari kayu yang dibangun secara swadaya dan hanya bisa dilalui kendaraan roda dua.

Sementara itu, kendaraan roda empat harus memutar melalui jalur alternatif yang jaraknya cukup jauh dan memakan waktu lebih lama.

“Jembatan ini akses utama masyarakat dari empat desa. Kalau roda dua masih bisa lewat jalan alternatif, tapi kendaraan roda empat kasihan, harus mencari jalur lain yang cukup jauh,” ujar Mas Ari, warga Desa Bringsang, Senin (22/12).

Baca Juga :  Respons Cepat Kemenko Polkam: Bantuan Logistik Diterbangkan ke Korban Banjir Aceh Tamiang

Kondisi tersebut berdampak langsung pada aktivitas ekonomi, distribusi barang, hingga mobilitas harian masyarakat.

Koordinasi Terus Dilakukan

Dorongan agar pemerintah daerah segera turun tangan terus disuarakan warga, mengingat peran strategis jembatan tersebut.

Kepala Desa Bringsang, Ahmad Muzakki, mengungkapkan bahwa pihaknya tidak tinggal diam.

Koordinasi intensif telah dilakukan dengan berbagai pihak, termasuk pemerintah kabupaten dan DPRD.

“Hingga saat ini kami terus berkoordinasi dengan Pemkab melalui dinas terkait, termasuk Komisi III DPRD Sumenep. Kami meminta agar pembangunan ulang jembatan ini bisa dipercepat,” kata Muzakki.

Baca Juga :  11 Pabrik Rokok Sumenep Resmi Kantongi Izin NPPBKC

Dinas PUTR Pastikan Pembangunan Jembatan 2026

Dari sisi pemerintah daerah, Kepala Bidang Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Sumenep, Slamet Supriyadi, menjelaskan bahwa terdapat dua opsi penanganan pascakejadian tersebut.

“Kalau jembatan darurat, total anggarannya kurang lebih sekitar Rp60 juta. Karena anggarannya cukup besar, akhirnya Bupati lebih setuju langsung membangun jembatan permanen pada tahun 2026,” ujar Slamet.

Ia menyebutkan, pembangunan jembatan permanen tersebut direncanakan menggunakan anggaran Bantuan Tidak Terduga (BTT) dalam APBD tahun 2026. Namun, proses realisasinya masih harus menunggu tahapan penganggaran.

“Untuk kepastiannya masih menunggu. Yang jelas di tahun 2026, karena anggarannya nanti baru masuk ke kami,” jelasnya.

Baca Juga :  Ditunjuk Jadi Ketua Satgas Pemulihan Pascabencana Sumatera-Aceh, Ini Tugas Berat Tito Karnavian

Slamet mengakui kondisi ini memicu kekecewaan masyarakat. Namun menurutnya, pemerintah daerah terikat pada mekanisme anggaran yang berlaku.

“Kalau anggarannya belum ada, mau bagaimana lagi. Jembatan ini ambruknya juga tidak terduga, jadi kami juga dalam posisi sulit,” tuturnya.

Atas situasi tersebut, ia menyampaikan permohonan maaf kepada warga terdampak.

“Kami mohon maaf karena target anggaran di tahun 2025 belum bisa direalisasikan. Namun di tahun 2026 kami siap melaksanakan pembangunan jembatan permanen,” ucapnya.

Sambil menunggu kepastian pembangunan, masyarakat diimbau tetap berhati-hati dan memanfaatkan jalur alternatif yang tersedia.

“Untuk sementara, masih ada jalan alternatif atau jalan pintas yang bisa dimanfaatkan,” pungkasnya.

Follow WhatsApp Channel timesin.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Babinsa Pademawu Ajak Pemuda Desa Tanjung Jauhi Bahaya Narkoba
Delapan Pejabat Berebut Kursi Sekda Sumenep
PMII UNIBA Sororti PR Calon Sekda Sumenep 2026 di Dinas Sebelumnya
Babinsa Koramil Larangan Dampingi Pengeboran Sumber Air Bersih di Desa Larangan Luar
Satlantas Polres Sumenep Amankan Lalu Lintas Pemangkasan Pohon
Apel Ops Keselamatan Semeru 2026, Polres Pamekasan Siapkan Kamseltibcarlantas
Rifa’s Scarf Torehkan Prestasi Gemilang di Fashion Show Trans Icon Mall Surabaya
Satlantas Polres Sumenep Gelar Polisi Sahabat Anak

Berita Terkait

Rabu, 4 Februari 2026 - 10:29 WIB

Babinsa Pademawu Ajak Pemuda Desa Tanjung Jauhi Bahaya Narkoba

Selasa, 3 Februari 2026 - 20:16 WIB

Delapan Pejabat Berebut Kursi Sekda Sumenep

Selasa, 3 Februari 2026 - 17:32 WIB

PMII UNIBA Sororti PR Calon Sekda Sumenep 2026 di Dinas Sebelumnya

Selasa, 3 Februari 2026 - 10:48 WIB

Babinsa Koramil Larangan Dampingi Pengeboran Sumber Air Bersih di Desa Larangan Luar

Senin, 2 Februari 2026 - 11:47 WIB

Apel Ops Keselamatan Semeru 2026, Polres Pamekasan Siapkan Kamseltibcarlantas

Berita Terbaru

Kantor Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Sumenep. (Doc. Istimewa)

News

Delapan Pejabat Berebut Kursi Sekda Sumenep

Selasa, 3 Feb 2026 - 20:16 WIB

Kolom

Disfungsi Pemerintahan dalam Pelayanan Publik

Selasa, 3 Feb 2026 - 10:21 WIB

You cannot copy content of this page