Gerakan Kiri Nusantara Desak KPK Segera Ungkap dan Tangkap Menag Yaqut Terkait Dugaan Korupsi Haji

- Publisher

Selasa, 23 September 2025 - 16:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Koordinator Nasional Gen Kiri, Fadhir.

Koordinator Nasional Gen Kiri, Fadhir.

JAKARTA – Gerakan Kiri Nusantara (Gen Kiri) mendesak Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk segera mengusut tuntas dugaan kasus korupsi dana haji yang menyeret nama Menteri Agama, Yaqut Cholil Qoumas. Desakan ini disampaikan langsung oleh Koordinator Nasional Gen Kiri, Fadhir, dalam wawancara dengan media, Senin (23/9).

Menurutnya, lambannya penanganan kasus ini berpotensi menurunkan kepercayaan publik terhadap lembaga penegak hukum maupun penyelenggara haji.

Baca Juga :  Dua Merk Rokok Ilegal, Selancar dan Arka diduga Diproduksi di Desa Bragung

“KPK jangan tebang pilih. Kalau memang ada bukti yang kuat, segera umumkan ke publik dan tangkap Yaqut. Rakyat butuh kepastian hukum, apalagi ini menyangkut dana umat yang sangat besar,” tegas Fadhir.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menilai, korupsi yang melibatkan dana haji merupakan bentuk pengkhianatan terhadap amanah jutaan umat Islam Indonesia. Dana tersebut, kata Fadhir, bukan hanya soal ibadah, melainkan juga menyangkut kepercayaan dan keberlangsungan sistem penyelenggaraan haji yang transparan.

Baca Juga :  APMS Desak Pemkab Sumenep Segera Bubarkan PT Sumekar

“Dana haji itu hasil keringat rakyat, hasil tabungan panjang jamaah. Kalau dikorupsi, sama saja menginjak-injak martabat umat Islam. Itu sebabnya kami mendesak KPK bertindak tegas, jangan hanya diam,” lanjutnya.

Selain itu, Fadhir juga mengkritik pemerintah yang menurutnya cenderung menutup-nutupi persoalan ini. Ia meminta Presiden tidak melindungi siapapun yang terlibat, termasuk menterinya sendiri.

“Kalau Presiden mau dianggap serius dalam pemberantasan korupsi, jangan biarkan kasus ini jadi kabur. Jangan ada intervensi politik. Rakyat sedang menunggu sikap tegas,” ujar Fadhir.

Baca Juga :  Kekuasaan Busuk Tak Layak Dipertahankan, PWI Bekasi Raya Soroti Penetapan Tersangka Bupati

Gen Kiri berencana menggelar aksi nasional di depan gedung KPK pekan depan jika tuntutan mereka tidak ditanggapi. Fadhir menegaskan bahwa tekanan publik adalah satu-satunya cara untuk memastikan kasus dugaan korupsi haji ini tidak terkubur oleh permainan politik.

Follow WhatsApp Channel timesin.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Babinsa Pademawu Ajak Pemuda Desa Tanjung Jauhi Bahaya Narkoba
Delapan Pejabat Berebut Kursi Sekda Sumenep
PMII UNIBA Sororti PR Calon Sekda Sumenep 2026 di Dinas Sebelumnya
Babinsa Koramil Larangan Dampingi Pengeboran Sumber Air Bersih di Desa Larangan Luar
Satlantas Polres Sumenep Amankan Lalu Lintas Pemangkasan Pohon
Apel Ops Keselamatan Semeru 2026, Polres Pamekasan Siapkan Kamseltibcarlantas
Rifa’s Scarf Torehkan Prestasi Gemilang di Fashion Show Trans Icon Mall Surabaya
Satlantas Polres Sumenep Gelar Polisi Sahabat Anak

Berita Terkait

Rabu, 4 Februari 2026 - 10:29 WIB

Babinsa Pademawu Ajak Pemuda Desa Tanjung Jauhi Bahaya Narkoba

Selasa, 3 Februari 2026 - 20:16 WIB

Delapan Pejabat Berebut Kursi Sekda Sumenep

Selasa, 3 Februari 2026 - 17:32 WIB

PMII UNIBA Sororti PR Calon Sekda Sumenep 2026 di Dinas Sebelumnya

Selasa, 3 Februari 2026 - 10:48 WIB

Babinsa Koramil Larangan Dampingi Pengeboran Sumber Air Bersih di Desa Larangan Luar

Senin, 2 Februari 2026 - 11:47 WIB

Apel Ops Keselamatan Semeru 2026, Polres Pamekasan Siapkan Kamseltibcarlantas

Berita Terbaru

Kantor Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Sumenep. (Doc. Istimewa)

News

Delapan Pejabat Berebut Kursi Sekda Sumenep

Selasa, 3 Feb 2026 - 20:16 WIB

Kolom

Disfungsi Pemerintahan dalam Pelayanan Publik

Selasa, 3 Feb 2026 - 10:21 WIB

You cannot copy content of this page