HMI Cabang Malang Tampilkan Wajah Baru Lewat LPP

- Publisher

Kamis, 3 Juli 2025 - 18:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

HMI Cabang Malang, MD KAHMI Kota Malang, Badko HMI Jawa Timur Bersama peserta Training Raya 2025.

HMI Cabang Malang, MD KAHMI Kota Malang, Badko HMI Jawa Timur Bersama peserta Training Raya 2025.

MALANG – Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Malang sukses menyelenggarakan Training Raya Nasional 2025 dengan format baru yang melibatkan Lembaga Pengembangan Profesi (LPP), Kamis (3/7).

Agenda ini menjadi bukti transformasi HMI dalam memperkuat basis keilmuan kader sekaligus menampilkan wajah baru organisasi yang lebih progresif dan adaptif.

Rangkaian training yang melibatkan empat forum besar tersebut—Intermediate Training Latihan Kader II (LK II), Latihan Khusus Kohati (LKK), DIKLATSUS Lembaga Pers Mahasiswa Islam (LAPMI), dan DIKLATSUS Lembaga Konsultasi Bantuan Hukum Mahasiswa Islam (LKBHMI)—mengusung tema strategis: “Membina Generasi Muda HMI sebagai Penyongsong Ketahanan Pangan dan Ekonomi Nasional.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Training Format Baru Libatkan LPP

Forum LK II dan LKK berlangsung sejak 20 hingga 26 Juni 2025 di Hotel Palem Sari, Kota Batu. Sementara itu, DIKLATSUS LAPMI dan LKBHMI diselenggarakan di Villa Bukit Tlekung pada 20–22 Juni, setelah melalui tahap screening yang dimulai sejak 19 Juni. Sebanyak 106 peserta dari berbagai cabang HMI se-Indonesia turut serta dalam agenda ini.

Baca Juga :  Ketua Peguyuban Sumenep Diduga Dalang Perdagangan Pita Cukai Ilegal

Pembukaan seluruh forum berlangsung secara serentak di Kantor Desa Pandanrejo, Kota Batu. Dalam sambutannya, Ketua Umum HMI Cabang Malang, Mirdan Idham, menekankan pentingnya keterlibatan LPP dalam kegiatan kali ini.

“Training raya kali ini adalah training perdana yang melibatkan LPP, kalau sebelumnya kita hanya menggandeng Kohati dan BPL saja,” tutur Mirdan.

Ia menyebutkan bahwa LPP berperan penting sebagai wajah baru HMI, yang mengusung aspek profesionalisme dan kreativitas kader.

“LPP ini merupakan bagian penting yang menjadi wajah lain dari HMI. Karena LPP menjadi hal luar biasa dalam menunjang sisi profesi dan kreativitas kader-kader HMI,” jelasnya.

Forum Diikuti HMI se-Indonesia

Agenda penutupan berlangsung khidmat di Hotel Palem Sari, tepat pada 26 Juni 2025. Nandar Irawan, selaku Koordinator Steering Committee Training Raya Nasional HMI Cabang Malang 2025, menyampaikan rasa bangganya atas suksesnya kegiatan.

Baca Juga :  Semarak Kemerdekaan dan HUT Ke-1 GLI, Literasi Jadi Spirit Kebangkitan Pemuda di Sumenep

“Saya ingin menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada seluruh panitia pelaksana, fasilitator, instruktur, peserta dari berbagai cabang se-Indonesia, serta seluruh pihak yang telah mendukung secara moril maupun materil demi terselenggaranya kegiatan ini,” ungkap Nandar.

Ia menegaskan bahwa agenda tersebut bukan seremoni belaka, melainkan bentuk nyata dari komitmen HMI mencetak kader unggul yang siap menghadapi tantangan global dan nasional.

“Kami percaya bahwa training ini bukan hanya sekadar kegiatan ceremonial, tetapi merupakan bentuk nyata ikhtiar HMI Cabang Malang dalam mencetak kader yang kritis, progresif, serta memiliki daya saing di tengah arus tantangan global dan nasional yang kian kompleks,” tegasnya.

Format Baru, Akan Menjadi Ciri Khas Tersendiri

Senada dengan itu, Ketua Pelaksana Agus Salim menjelaskan bahwa pelibatan LPP menjadi pembeda utama dari agenda training kali ini.

Baca Juga :  BEM STKIP PGRI Sumenep Tolak RUU Polri, Nilai Berbahaya bagi Demokrasi

“Training Raya Nasional 2025 kesempatan kali ini memiliki ciri khas dan rentetan agenda yang berbeda dari sebelumnya, biasanya hanya agenda Latihan Kader II dan Latihan Khusus Kohati tetapi priode ini juga melibatkan Lembaga Pengembangan Profesi (LPP) melalui kegiatan Diklatsus LAPMI dan LKBHMI,” ungkapnya.

Ia berharap para peserta bisa memaknai tema besar yang diangkat, serta mampu menempatkan diri sebagai intelektual keberlanjutan yang terus memperjuangkan keadilan sosial.

“Saya berharap melalui tema besar Training Raya Nasional HMI Cabang Malang 2025 ini teman-teman atau aktivis HMI yang dari berbagai daerah bisa merefleksikan diri dan paham posisioningnya sebagai intelektual keberlanjutan serta power full memperjuangkan keadilan dan kemaslahatan bangsa tanah air Indonesia yang kita cintai,” harapnya.

Training raya kali ini tidak hanya mencetak alumni pelatihan, namun juga melahirkan energi baru dalam tubuh HMI untuk menjawab dinamika zaman dengan lebih visioner dan terstruktur.

Follow WhatsApp Channel timesin.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Babinsa Pademawu Ajak Pemuda Desa Tanjung Jauhi Bahaya Narkoba
Delapan Pejabat Berebut Kursi Sekda Sumenep
PMII UNIBA Sororti PR Calon Sekda Sumenep 2026 di Dinas Sebelumnya
Babinsa Koramil Larangan Dampingi Pengeboran Sumber Air Bersih di Desa Larangan Luar
Satlantas Polres Sumenep Amankan Lalu Lintas Pemangkasan Pohon
Apel Ops Keselamatan Semeru 2026, Polres Pamekasan Siapkan Kamseltibcarlantas
Rifa’s Scarf Torehkan Prestasi Gemilang di Fashion Show Trans Icon Mall Surabaya
Satlantas Polres Sumenep Gelar Polisi Sahabat Anak

Berita Terkait

Rabu, 4 Februari 2026 - 10:29 WIB

Babinsa Pademawu Ajak Pemuda Desa Tanjung Jauhi Bahaya Narkoba

Selasa, 3 Februari 2026 - 20:16 WIB

Delapan Pejabat Berebut Kursi Sekda Sumenep

Selasa, 3 Februari 2026 - 17:32 WIB

PMII UNIBA Sororti PR Calon Sekda Sumenep 2026 di Dinas Sebelumnya

Selasa, 3 Februari 2026 - 10:48 WIB

Babinsa Koramil Larangan Dampingi Pengeboran Sumber Air Bersih di Desa Larangan Luar

Senin, 2 Februari 2026 - 11:47 WIB

Apel Ops Keselamatan Semeru 2026, Polres Pamekasan Siapkan Kamseltibcarlantas

Berita Terbaru

Kantor Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Sumenep. (Doc. Istimewa)

News

Delapan Pejabat Berebut Kursi Sekda Sumenep

Selasa, 3 Feb 2026 - 20:16 WIB

Kolom

Disfungsi Pemerintahan dalam Pelayanan Publik

Selasa, 3 Feb 2026 - 10:21 WIB

You cannot copy content of this page