SPPG Pamekasan Klarifikasi Isu Keracunan Makanan Bergizi Gratis

- Publisher

Jumat, 19 September 2025 - 16:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala SPPG Pamekasan akhirnya buka suara soal heboh seorang siswa muntah akibat mengkonsumsi MBG.

Kepala SPPG Pamekasan akhirnya buka suara soal heboh seorang siswa muntah akibat mengkonsumsi MBG.

PAMEKASAN – Makanan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Pamekasan sempat disorot setelah seorang siswa SDN Pasanggar dilaporkan muntah usai mengonsumsi. Menanggapi hal tersebut, Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), Mohammad Habibullah, akhirnya buka suara, ia menyebut bahwa distribusi MBG telah dilakukan sesuai prosedur.

Sementara itu, lanjut Habib, terkait salah satu siswa SDN Pasanggar muntah kemaren itu karena kekenyangan. Bukan semata-mata karenan MBG.

Habibullah, menyatakan bahwa berdasarkan keterangan dari sekolah siswa yang sempat muntah tersebut pulang seperti biasanya dan tidak ada keluhan apa pun.

Dirinya pun memastikan, dapur yang dimilikinya sudah memenuhi standar keamanan pangan, serta memiliki fasilitas dan ventilasi yang memadai.

Penyaluran sesuai SOP yang ketat, mulai dari penyimpanan bahan makanan, proses pengolahan, hingga distribusi. Makanan dikemas menggunakan wadah khusus, didistribusikan dengan tepat waktu.

“Jadi sebelum makanan didistribusikan selalu dicek kelayakannya oleh ahli gizi. Serta dipastikan semua makanan dalam kondisi baik dan layak konsumsi. Hal ini penting agar masyarakat menerima makanan yang aman, sehat, dan siap disantap,” katanya, Jumat (19/9).

Baca Juga :  Dear Jatim Tuding Klarifikasi Kadinsos P3A Sumenep Tidak Berdasar

Ahli Gizi SPPG Nesta adji pratama, menjelaskan besaran gizi yang ada pada menu MBG sudah dipastikan memenuhi standar Badan Gizi Nasional (BGN).

Dikatakan, Nesta adji pratama susunan menu terdiri dari nasi, sayur-sayuran, buah dan lauk pauk yang disajikan sesuai komposisi gizi seimbang untuk menunjang kesehatan kelompok penerima manfaat

Menurut Kepala Puskesmas Pagantenan, isu yang sempat beredar di masyarakat terkait adanya siswa yang keracunan tidak benar. Dari hasil pengecekan medis, seluruh siswa dalam kondisi sehat dan tidak menunjukkan gejala-gejala keracunan.

Baca Juga :  10 Makanan Paling Enak di Jawa Timur yang Harus Dicoba

“Kami pastikan tidak ada siswa yang mengalami keracunan. Semua dalam kondisi baik,” ungkapnya.

“Setiap menu MBG telah dihitung kandungan gizinya sesuai standar BGN sehingga penerima mendapatkan asupan gizi seimbang yang benar-benar dibutuhkan tubuh,” jelasnya.

Follow WhatsApp Channel timesin.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Aceh Terancam Kelaparan, Jubir Pos Komando Bencana Desak Pemerintah Pusat Gerak Cepat
Ramai Donasi Beli Hutan, Komisi IV DPR Bilang Kerusakan Hutan Sudah Sangat Parah
Pansus DPRD Sumenep Temukan Dugaan Pelanggaran Serius di Tambak Udang
Pengakuan Mengejutkan Mbah Tarman: Mahar Palsu, Asalkan Dia Mau
Forum Borobudur pada Munas Khusus IKAL LEMHANNAS 2025 Tidak Lagi Mengakui Jenderal Agum Gumelar Sebagai Ketua Umum
Danrem 084 Tinjau Empat Titik Pembangunan KDKMP di Pamekasan
PERANK dan Baramuda08 Mantapkan Audiensi dengan Kejaksaan Agung RI dan KPK
Kongres PIJP Gagal Total: Organisasi Wartawan Kok Rasa Rumah Pribadi

Berita Terkait

Kamis, 11 Desember 2025 - 19:53 WIB

Aceh Terancam Kelaparan, Jubir Pos Komando Bencana Desak Pemerintah Pusat Gerak Cepat

Kamis, 11 Desember 2025 - 16:33 WIB

Ramai Donasi Beli Hutan, Komisi IV DPR Bilang Kerusakan Hutan Sudah Sangat Parah

Kamis, 11 Desember 2025 - 15:36 WIB

Pansus DPRD Sumenep Temukan Dugaan Pelanggaran Serius di Tambak Udang

Kamis, 11 Desember 2025 - 14:24 WIB

Pengakuan Mengejutkan Mbah Tarman: Mahar Palsu, Asalkan Dia Mau

Kamis, 11 Desember 2025 - 03:52 WIB

Forum Borobudur pada Munas Khusus IKAL LEMHANNAS 2025 Tidak Lagi Mengakui Jenderal Agum Gumelar Sebagai Ketua Umum

Berita Terbaru

You cannot copy content of this page