PAMEKASAN – Makanan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Pamekasan sempat disorot setelah seorang siswa SDN Pasanggar dilaporkan muntah usai mengonsumsi. Menanggapi hal tersebut, Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), Mohammad Habibullah, akhirnya buka suara, ia menyebut bahwa distribusi MBG telah dilakukan sesuai prosedur.
Sementara itu, lanjut Habib, terkait salah satu siswa SDN Pasanggar muntah kemaren itu karena kekenyangan. Bukan semata-mata karenan MBG.
Habibullah, menyatakan bahwa berdasarkan keterangan dari sekolah siswa yang sempat muntah tersebut pulang seperti biasanya dan tidak ada keluhan apa pun.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Dirinya pun memastikan, dapur yang dimilikinya sudah memenuhi standar keamanan pangan, serta memiliki fasilitas dan ventilasi yang memadai.
Penyaluran sesuai SOP yang ketat, mulai dari penyimpanan bahan makanan, proses pengolahan, hingga distribusi. Makanan dikemas menggunakan wadah khusus, didistribusikan dengan tepat waktu.
“Jadi sebelum makanan didistribusikan selalu dicek kelayakannya oleh ahli gizi. Serta dipastikan semua makanan dalam kondisi baik dan layak konsumsi. Hal ini penting agar masyarakat menerima makanan yang aman, sehat, dan siap disantap,” katanya, Jumat (19/9).
Ahli Gizi SPPG Nesta adji pratama, menjelaskan besaran gizi yang ada pada menu MBG sudah dipastikan memenuhi standar Badan Gizi Nasional (BGN).
Dikatakan, Nesta adji pratama susunan menu terdiri dari nasi, sayur-sayuran, buah dan lauk pauk yang disajikan sesuai komposisi gizi seimbang untuk menunjang kesehatan kelompok penerima manfaat
Menurut Kepala Puskesmas Pagantenan, isu yang sempat beredar di masyarakat terkait adanya siswa yang keracunan tidak benar. Dari hasil pengecekan medis, seluruh siswa dalam kondisi sehat dan tidak menunjukkan gejala-gejala keracunan.
“Kami pastikan tidak ada siswa yang mengalami keracunan. Semua dalam kondisi baik,” ungkapnya.
“Setiap menu MBG telah dihitung kandungan gizinya sesuai standar BGN sehingga penerima mendapatkan asupan gizi seimbang yang benar-benar dibutuhkan tubuh,” jelasnya.












