Skandal SRUT BPTD Jatim Dibongkar! KCB Jatim Seret Nama Pejabat Kemenhub

- Publisher

Senin, 21 April 2025 - 18:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SURABAYA – Skandal penerbitan Sertifikat Registrasi Uji Tipe (SRUT) kendaraan di Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Kelas II Jawa Timur kian menguak ke permukaan, Senin (21/4).

Kali ini, Komite Cinta Bangsa (KCB) Jawa Timur secara lantang menyeret nama-nama pejabat penting di Kementerian Perhubungan yang diduga terlibat dalam praktik gratifikasi dan manipulasi SRUT.

Dalam aksi unjuk rasa yang digelar di depan kantor BPTD Kelas II Jatim, Ketua KCB Jatim, Holik Ferdiansyah, mempertanyakan kabar mutasi Muiz Thohir selaku Kabalai BPTD dan Fuad Nur Alam selaku Kasi Sarana.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurutnya, mutasi keduanya sarat kepentingan dan patut dicurigai sebagai upaya menutup skandal korupsi.

Baca Juga :  Dear Jatim Desak Penuntasan Kasus Pokir DPRD Sumenep

“Apakah mutasi tersebut murni atau upaya agar pejabat Dirjen Perhubungan Darat yang terindikasi terlibat di dalamnya tetap aman. Sebab hasil penelusuran lainnya dari KCB menyebutkan adanya pihak Internal Dirjen Perhubungan Darat yang terindikasi terlibat di dalamnya,” ungkap Holik Ferdiansyah, Senin (21/4/2025).

Lebih jauh, Holik menyebutkan empat nama pejabat di Dirjen Perhubungan Darat yang harus diselidiki.

Mereka adalah Direktur Sarana Amirullah, Kasubdit Uji Tipe Yusuf Nugroho, Kasi Uji Tipe Riftayosi Nursatyo Sudjoko, dan Staf Teknis Kemenhub Wendri Wijaya.

“Keempatnya harus segera diperiksa oleh KPK dan dicopot oleh Kemenhub RI. Selain nama-nama di atas, ada juga nama lainnya harus diproses secara hukum pidana. Karena diyakini sudah melanggar Peraturan Pemerintah No. 55 Tahun 2015 dan Permenhub No. 145 Tahun 2018,” tegasnya.

Baca Juga :  Rumah Produksi Miliaran di Sumenep Terbengkalai, Aktivis Desak KPK Turun Tangan

Holik juga mengungkap adanya praktik uji tipe kendaraan yang tidak dilakukan di karoseri, melainkan di tempat uji Kir yang disediakan oleh pejabat Dishub Trenggalek.

Ia menyebutkan beberapa nama lain yang patut diperiksa, antara lain Koordinator Penguji BPTD M. Irfandy, Direktur CV. Sidomulyo Barokah Sunardi, Ka UPT Trenggalek Endrawan Duwi Prihantoro, Plt Kadishub Trenggalek, serta Kadishub Jatim Nyono.

“KCB meyakini bahwa praktek korupsi / gratifikasi di BPTD Kelas II Jatim akan terus berlanjut, semakin mengakar dan masif jika Kementerian Perhubungan bersama Komisi Pemberantasan Korupsi tidak segera turun tangan,” tukas Holik.

Baca Juga :  Pemilik Hotel St. Regis Diduga Rampas Tanah 3,1 Ha Milik Petani di Labuan Bajo

Unjuk rasa sempat memanas ketika mobil komando dan massa tidak diizinkan masuk ke area depan kantor BPTD, dengan dalih mengganggu warga.

Namun ketegangan mereda setelah KCB menantang pihak BPTD untuk menunjukkan surat protes dari warga – yang ternyata tidak dapat ditunjukkan.

KCB Jatim meyakini, upaya penghalangan aksi merupakan bentuk penjegalan terhadap upaya membongkar skandal SRUT.

Dalam aksinya, mereka membawa lima tuntutan utama, termasuk permintaan evaluasi mutasi pejabat, pemeriksaan pejabat Kemenhub pusat, serta keterlibatan KPK dalam investigasi kasus SRUT bodong tersebut.

Follow WhatsApp Channel timesin.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Minim Transparansi, Pembangunan Gerai KDMP di Sumenep jadi Sorotan
Babinsa Palengaan Kawal Bantuan Irpom Pertanian 2025, Pastikan Tepat Sasaran untuk Petani
Aktivis Minta Verifikasi KDMP Sumenep Lebih Selektif
Persaingan Sekda Sumenep Mengerucut pada Dua Figur
Babinsa Palengaan Turun ke Lahan, Dampingi Petani Gambas Siap Panen demi Ketahanan Pangan
Hampir Setengah Tahun, Kasus Dugaan Pengrusakan Pohon dan Tanah di Bulangan Barat Masih Jalan di Tempat
Satlantas Polres Sumenep Uji Kelayakan Angkutan Jelang Idul Fitri
Rize Ikhwan Muttaqin: Pokir DPRD Pamekasan Sudah Diatur Undang-Undang, Klaim Rp160 Miliar Terlalu Berlebihan

Berita Terkait

Minggu, 8 Februari 2026 - 21:39 WIB

Minim Transparansi, Pembangunan Gerai KDMP di Sumenep jadi Sorotan

Sabtu, 7 Februari 2026 - 13:45 WIB

Babinsa Palengaan Kawal Bantuan Irpom Pertanian 2025, Pastikan Tepat Sasaran untuk Petani

Sabtu, 7 Februari 2026 - 09:27 WIB

Aktivis Minta Verifikasi KDMP Sumenep Lebih Selektif

Jumat, 6 Februari 2026 - 12:42 WIB

Persaingan Sekda Sumenep Mengerucut pada Dua Figur

Jumat, 6 Februari 2026 - 10:46 WIB

Babinsa Palengaan Turun ke Lahan, Dampingi Petani Gambas Siap Panen demi Ketahanan Pangan

Berita Terbaru

You cannot copy content of this page