Seret Nama Kadis, Akitivis Minta Kasus PATM 2019 di Sumenep Dibuka Kembali

- Publisher

Rabu, 20 Agustus 2025 - 09:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Istimewa.

Istimewa.

SUMENEP – Polemik proyek Pompa Air Tanpa Motor (PATM) tahun anggaran 2019 kembali menjadi sorotan publik. Ketua Serikat Demokrasi Madura, Rasadi, menegaskan bahwa persoalan ini tidak bisa dipandang sepele karena menyangkut kepentingan masyarakat luas.

“Persoalan PATM ini merupakan persoalan yang sangat urgen, mengingat dampaknya langsung dirasakan oleh masyarakat akar rumput,” ujar Rasadi, Selasa (19/8).

Menurutnya, langkah aparat penegak hukum yang hanya menetapkan dua tersangka masih jauh dari harapan publik.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kasus ini tidak boleh berhenti hanya pada dua tersangka yang terkesan jadi tumbal dalam permainan besar ini,” tegasnya.

Baca Juga :  Bank Jatim Pamekasan Jadi Sorotan Aktivis! Rohim: Dalam Waktu Dekat Akan Layangkan Surat Aksi

Rasadi juga mendesak aparat penegak hukum untuk memanggil kembali pejabat lama yang dinilai punya andil besar dalam proyek bernilai miliaran rupiah tersebut.

Kendati sebelumnya, kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Sumber Daya Air (SDA) Sumenep, Chainur Rasyid, telah diperiksa oleh Polda Jawa Timur pada Oktober 2023, kasus tersebut sepertinya tak benar-benar tuntus, justru menimbulkan pertanyaan yang semakin menganga.

“Kami mendesak aparat memanggil lagi mantan kepala dinas perairan, karena ia merupakan salah satu kunci penting agar kasus benar-benar benderang,” ungkapnya.

Baca Juga :  Aktivis Kecam Penggerebekan Hotel oleh Sabhara Polres Sumenep

Ia menambahkan, proyek PATM dengan nilai sekitar Rp 4,8 miliar yang digelar di berbagai titik di Kabupaten Sumenep, hingga kini belum mampu memberi manfaat nyata bagi masyarakat. Banyak warga masih kesulitan mengakses air bersih meski anggaran besar telah digelontorkan.

“Ironis, uang rakyat sudah habis miliaran, tapi kebutuhan dasar air bersih belum terjawab. Ini bukti kegagalan nyata,” ucap Rasadi.

Selain itu, ia menyoroti lemahnya pengawasan internal pemerintah daerah yang membuat program bermasalah tersebut lolos tanpa evaluasi sejak awal. Karena itu, Rasadi mendesak agar kasus ini diaudit ulang oleh lembaga independen.

Baca Juga :  Seskab Teddy : Presiden dan Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Banyak Diskusi Situasi Terkini

“Kalau serius ingin menegakkan hukum, aparat harus berani membuka kembali kasus ini dan mengaudit ulang seluruh alokasi anggaran PATM,” tandasnya.

Desakan dari Serikat Demokrasi Madura ini menjadi sinyal kuat bahwa publik tidak ingin kasus PATM 2019 dianggap selesai. Mereka menuntut agar aparat menuntaskan perkara hingga ke aktor utama, bukan hanya pada pelaksana teknis di lapangan.

Follow WhatsApp Channel timesin.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Besok, Pengamal Wahidiyah se Kabupaten Sumenep Akan Selenggarakan Mujahadah Rubu’ussanah
Aceh Terancam Kelaparan, Jubir Pos Komando Bencana Desak Pemerintah Pusat Gerak Cepat
Ramai Donasi Beli Hutan, Komisi IV DPR Bilang Kerusakan Hutan Sudah Sangat Parah
Pansus DPRD Sumenep Temukan Dugaan Pelanggaran Serius di Tambak Udang
Pengakuan Mengejutkan Mbah Tarman: Mahar Palsu, Asalkan Dia Mau
Forum Borobudur pada Munas Khusus IKAL LEMHANNAS 2025 Tidak Lagi Mengakui Jenderal Agum Gumelar Sebagai Ketua Umum
Danrem 084 Tinjau Empat Titik Pembangunan KDKMP di Pamekasan
PERANK dan Baramuda08 Mantapkan Audiensi dengan Kejaksaan Agung RI dan KPK

Berita Terkait

Kamis, 11 Desember 2025 - 21:29 WIB

Besok, Pengamal Wahidiyah se Kabupaten Sumenep Akan Selenggarakan Mujahadah Rubu’ussanah

Kamis, 11 Desember 2025 - 19:53 WIB

Aceh Terancam Kelaparan, Jubir Pos Komando Bencana Desak Pemerintah Pusat Gerak Cepat

Kamis, 11 Desember 2025 - 16:33 WIB

Ramai Donasi Beli Hutan, Komisi IV DPR Bilang Kerusakan Hutan Sudah Sangat Parah

Kamis, 11 Desember 2025 - 14:24 WIB

Pengakuan Mengejutkan Mbah Tarman: Mahar Palsu, Asalkan Dia Mau

Kamis, 11 Desember 2025 - 03:52 WIB

Forum Borobudur pada Munas Khusus IKAL LEMHANNAS 2025 Tidak Lagi Mengakui Jenderal Agum Gumelar Sebagai Ketua Umum

Berita Terbaru

You cannot copy content of this page