Rokok Ilegal Merajalela, FGD Forpam Dinilai Cuma Formalitas

- Publisher

Kamis, 17 Juli 2025 - 20:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

FGD yang digelar oleh Forpam dianggap hanya wacana normatif tanpa menyentuh hal yang ril.

FGD yang digelar oleh Forpam dianggap hanya wacana normatif tanpa menyentuh hal yang ril.

SUMENEP – Di tengah kian maraknya peredaran rokok ilegal di Madura, forum resmi bertajuk “Memperkuat Sinergi Pemerintah, Bea Cukai, dan Pers dalam Mendorong Legalitas Usaha Rokok Lokal” justru menuai kritik tajam.

Acara yang digelar Kamis, 17 Juli 2025, di Pendopo Agung Keraton Sumenep itu dinilai hanya formalitas tanpa menyentuh akar persoalan di lapangan.

Acara ini dihadiri sejumlah pejabat daerah, aparat penegak hukum, dan pengusaha rokok lokal. Namun, menurut sejumlah aktivis, diskusi tersebut lebih banyak membahas wacana normatif ketimbang menyentuh kondisi riil yang dihadapi masyarakat dan pelaku usaha di sektor tembakau.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Forum Dinilai Kontraproduktif

Kritik keras datang dari kelompok aktivis Youth Strategy, yang menyebut forum semacam ini justru bisa mengaburkan realita di lapangan. Mereka menilai forum mewah di pendopo cenderung menjadi ajang pencitraan belaka.

Baca Juga :  Produksi Rokok Stigma di Pamekasan Diduga Terorganisir, Polisi Serahkan, Bea Cukai Bebaskan

“Forum mewah di pendopo tidak akan menyelesaikan masalah ketika lapangan dikuasai pabrik ilegal. Forum ini justru bisa menjadi tameng halus bagi pelaku untuk mencari pembenaran dan menghindari jerat hukum,” ujar Hasyim, perwakilan Youth Strategy.

Rokok Ilegal Masih Bebas Dijual

Hingga kini, puluhan merek rokok ilegal seperti Fastatis, Gicu, Oddo, Jengger, hingga Sanmorino masih dengan mudah ditemukan di warung-warung kecil, baik di wilayah perkotaan maupun pelosok desa. Tidak ada penindakan yang signifikan dari aparat terhadap fenomena ini.

Baca Juga :  Ratusan Pabrik Rokok Siluman di Sumenep, Dear Jatim: Uang Negara Mengalir ke Kantong Mafia

Berdasarkan catatan lembaga pemantau industri hasil tembakau, peredaran rokok ilegal di Madura menyumbang potensi kerugian negara hingga miliaran rupiah per tahun akibat tidak masuknya cukai ke kas negara. Namun, angka tersebut belum cukup mendorong aparat bertindak tegas.

Youth Strategy Siap Turun ke Jalan

Youth Strategy menyatakan, tidak akan tinggal diam. Mereka mengancam akan melakukan aksi turun ke jalan apabila dalam waktu dekat Bea Cukai dan aparat hukum tidak melakukan tindakan nyata di lapangan.

“Kalau lembaga negara tidak mampu menegakkan hukum, maka masyarakat sipil harus bersuara lebih lantang. Jangan lagi normalkan pelanggaran atas nama ekonomi!” tutup Hasyim.

Baca Juga :  Bank Jatim Berikan Citra Buruk kepada Masyarakat Pamekasan, Aktivis SPMP Tuding Pemkab Tebang Pilih

Selain itu, mereka juga mendesak pemerintah pusat untuk turun langsung mengaudit kinerja Bea Cukai Madura yang dinilai lemah dan tidak responsif terhadap keresahan masyarakat.

Penegakan Hukum Dinilai Tumpul ke Atas

Situasi ini telah menimbulkan keresahan luas di tengah masyarakat. Banyak warga menganggap hukum hanya tajam ke bawah tapi tumpul ke atas. Pelanggaran besar yang dilakukan oleh industri ilegal dibiarkan, sementara usaha kecil justru ditekan.

Sayangnya, hingga berita ini diterbitkan, pihak Bea Cukai Madura belum memberikan tanggapan resmi atas kritik yang dilayangkan.

Jika tidak segera ada perubahan dan langkah tegas dari aparat, maka krisis kepercayaan terhadap institusi negara tinggal menunggu waktu.

Follow WhatsApp Channel timesin.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Babinsa Pademawu Ajak Pemuda Desa Tanjung Jauhi Bahaya Narkoba
Delapan Pejabat Berebut Kursi Sekda Sumenep
PMII UNIBA Sororti PR Calon Sekda Sumenep 2026 di Dinas Sebelumnya
Babinsa Koramil Larangan Dampingi Pengeboran Sumber Air Bersih di Desa Larangan Luar
Satlantas Polres Sumenep Amankan Lalu Lintas Pemangkasan Pohon
Apel Ops Keselamatan Semeru 2026, Polres Pamekasan Siapkan Kamseltibcarlantas
Rifa’s Scarf Torehkan Prestasi Gemilang di Fashion Show Trans Icon Mall Surabaya
Satlantas Polres Sumenep Gelar Polisi Sahabat Anak

Berita Terkait

Rabu, 4 Februari 2026 - 10:29 WIB

Babinsa Pademawu Ajak Pemuda Desa Tanjung Jauhi Bahaya Narkoba

Selasa, 3 Februari 2026 - 20:16 WIB

Delapan Pejabat Berebut Kursi Sekda Sumenep

Selasa, 3 Februari 2026 - 17:32 WIB

PMII UNIBA Sororti PR Calon Sekda Sumenep 2026 di Dinas Sebelumnya

Selasa, 3 Februari 2026 - 10:48 WIB

Babinsa Koramil Larangan Dampingi Pengeboran Sumber Air Bersih di Desa Larangan Luar

Senin, 2 Februari 2026 - 11:47 WIB

Apel Ops Keselamatan Semeru 2026, Polres Pamekasan Siapkan Kamseltibcarlantas

Berita Terbaru

Kantor Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Sumenep. (Doc. Istimewa)

News

Delapan Pejabat Berebut Kursi Sekda Sumenep

Selasa, 3 Feb 2026 - 20:16 WIB

Kolom

Disfungsi Pemerintahan dalam Pelayanan Publik

Selasa, 3 Feb 2026 - 10:21 WIB

You cannot copy content of this page