Proyek Puskesmas Ganding Terjerat Material Ilegal, Aktivis Desak Penghentian Proyek

- Publisher

Senin, 8 September 2025 - 20:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Proyek pembangunan Puskesmas Ganding diminta dihentikan oleh aktivis, sebab diduga menabrak aturan.

Proyek pembangunan Puskesmas Ganding diminta dihentikan oleh aktivis, sebab diduga menabrak aturan.

SUMENEP – Proyek Pembangunan Puskesmas Ganding di Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, kembali menjadi sorotan publik setelah aktivis muda Sumenep, Anwar, mengungkapkan adanya dugaan penggunaan material ilegal dalam proyek tersebut.

Material yang dimaksud adalah batu uruk yang digunakan untuk pemadatan dan penstabil tanah dalam konstruksi pondasi Puskesmas Ganding.

Menurut Anwar, batu uruk tersebut diduga berasal dari galian C yang diambil di Desa Ketawang Larangan, Kecamatan Ganding.

“Berdasarkan hasil pantauan kami, batu uruk tersebut diduga menggunakan galian C yang diambil di daerah desa setempat,” ungkap Anwar.

Anwar meminta pemerintah Kabupaten Sumenep untuk mengambil langkah tegas dengan menghentikan proyek pembangunan Puskesmas Ganding dan memberikan sanksi kepada rekanan pemenang proyek CV Selamat Jaya Sentosa.

“Kami akan terus menelusuri fakta-fakta terbaru mengenai pembangunan Puskesmas Ganding, dan saat ini kami sudah mengumpulkan beberapa bukti mengenai batu uruk tersebut, yang kami duga itu adalah bahan ilegal,” tegasnya, Senin (8/9).

Baca Juga :  Kecelakaan Maut di Pragaan Bongkar Lemahnya Penindakan Galian C Ilegal

Dalam beberapa waktu terakhir, proyek Puskesmas Ganding memang menjadi perhatian publik setelah muncul dugaan korupsi dan penggunaan material ilegal.

Komisi IV DPRD Sumenep bahkan telah mengingatkan rekanan proyek untuk tidak bermain-main dengan uang rakyat.

Follow WhatsApp Channel timesin.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dugaan Skandal Oknum Pegawai SPPG Saronggi Terungkap
Galian C Memakan Korban di Sumenep, PMII FH UNIBA Madura Desak Propam Polri Memeriksa Kanit Pidsus
Kecelakaan Maut di Pragaan Bongkar Lemahnya Penindakan Galian C Ilegal
Babinsa Turun ke Kandang, Semangati Peternak Ayam di Somalang
Satlantas Polres Sumenep Gelar Polisi Sahabat Anak
Kapus Guluk-Guluk Buka Suara soal Dugaan Pungli Rujukan BPJS, Oknum I Beri Keterangan Berbeda
Eksekusi PN Sampang Dinilai Prematur, Tanah di Bunten Barat Masih Ber-SHM Sah
JMP Beri Penghargaan ke Ketua PWI Pamekasan, Satu-satunya Asesor Dewan Pers dari Madura

Berita Terkait

Sabtu, 14 Februari 2026 - 15:25 WIB

Dugaan Skandal Oknum Pegawai SPPG Saronggi Terungkap

Sabtu, 14 Februari 2026 - 09:25 WIB

Galian C Memakan Korban di Sumenep, PMII FH UNIBA Madura Desak Propam Polri Memeriksa Kanit Pidsus

Sabtu, 14 Februari 2026 - 09:04 WIB

Kecelakaan Maut di Pragaan Bongkar Lemahnya Penindakan Galian C Ilegal

Kamis, 12 Februari 2026 - 12:43 WIB

Babinsa Turun ke Kandang, Semangati Peternak Ayam di Somalang

Rabu, 11 Februari 2026 - 11:20 WIB

Satlantas Polres Sumenep Gelar Polisi Sahabat Anak

Berita Terbaru

Ilustrasi skandal asmara pegawai MBG Saronggi.

News

Dugaan Skandal Oknum Pegawai SPPG Saronggi Terungkap

Sabtu, 14 Feb 2026 - 15:25 WIB

Polres Sumenep menggelar kegiatan edukatif Polisi Sahabat Anak di Polres Sumenep.

News

Satlantas Polres Sumenep Gelar Polisi Sahabat Anak

Rabu, 11 Feb 2026 - 11:20 WIB

You cannot copy content of this page