Portal Sejarah Mbah Raden Demang Djaja Laksana di Jonggol Kabupaten Bogor

- Publisher

Minggu, 14 September 2025 - 13:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Timesin.id, Bogor – Makam Mbah Raden Demang Djaja Laksana atau Mbah Jago terletak di Gunung Payung Makagupay, Kampung Kujang, Desa Jonggol, Kecamatan Jonggol, Kabupaten Bogor.

Salah satu keturunan Mbah Raden Djaja Laksana, Raden Suryana, mengatakan bahwa Mbah Raden Djaja Laksana semasa hidupnya dahulu bergelar Demang.

“Berarti, beliau mempunyai kekuasaan wilayah setingkat Kepala Daerah sehingga beliau dipastikan menjadi salah satu tokoh yang disegani,” ujar Raden Suryana di lokasi ziarah. Jumat, (12/9/2025).

Selain berjuluk Demang, kata dia, beliau juga sebagai tokoh penyebar agama Islam di wilayah Jonggol. Ini juga terlihat dari mayoritas penduduk asli yang memeluk Agama Islam.

Adapun penguatan dari kedua cerita tersebut adalah silsilah keturunan beliau, sebagai berikut:

Mbah Raden Djaja Laksana (Mbah Jago) mempunyai Anak Bernama Raden Demang Tameng Laga berputra Mbah Raden Simbar Djaja yang berputra Mbah Raden Karta Widjaja berjuluk Djuragan Narun (Kampung Dayeuh Kolot-Cilengsi). Mbah ini berputra Mbah Raden Nyai Murtasiah yang bersuamikan Raden Syekh Muhamad Yusuf (Keturunan Mbah Ratu Galuh Pakuan Bogor).

Baca Juga :  Wagub Papua Buka Rakornas Gercin Indonesia, Apresiasi Peran Strategis Gercin dalam Pembangunan Tanah Papua

Raden Suryana menuturkan, adapun silsilah ke atasnya, Mbah Raden Djaya Laksana (Mbah Djago) Bin Mbah Raden Demang Sota Widjaja bin Mbah Raden Demang Cakra Widjaja bin Mbah Raden Djaja Permeja bin Mbah Raden Djaya Santika bin Mbah Raden Tumenggung Wira Saba bin Mbah Raden Mbah Raden Tumenggung Dongkol, sampai ke Sayyidina Gedeng Mataram bin Sayyidina Gedeng Selan bin Sayyidina Mad Djagung sampai ke Sayyidina Ibrahim bin Sayyidina Zaenal Abidin bin Sayyidina Husein RA Cucu Nabi Muhammad SAW.

Baca Juga :  Gerakan Political Blitzer Eksploitasi Kerentanan Ekonomi dan Keresahan Sosial

“Kami membuka Silsilah Sejarah ini untuk mempersatukan agar tidak bercerai berai, dan selalu memperpanjang silaturahmi agar membawa keberkahan untuk kita semua,” tutup Raden Suryana. (Red/Sky)

Follow WhatsApp Channel timesin.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Aktivis Desak Kemenkeu RI Hentikan Realisasi Anggaran MBG ke Sumenep
Pandji Pragiwaksono Dilaporkan ke Polda Jatim Atas Dugaan Penistaan Agama
Sadis di Beltok: Pencurian Paksa Tewaskan Warga, Pelaku Dihadiahi Timah Panas
KPK Tetapkan Yaqut Cholil Tersangka Korupsi Haji, Pengembalian Kerugian Negara Baru Capai Rp100 Miliar
Materi Stand Up Pandji Tuai Respons Beragam, Tokoh Pesantren hingga Publik Figur Bicara
KPK Dalami Peran Kejari, Tiga Jaksa Diperiksa Terkait Kasus Bupati Bekasi Nonaktif
Zulhas Tinjau Banjir Aceh, Fokus Pulihkan Pangan
Dahnil Anzar Minta Aparat Sikat Mafia Proyek Haji

Berita Terkait

Senin, 12 Januari 2026 - 21:32 WIB

Pandji Pragiwaksono Dilaporkan ke Polda Jatim Atas Dugaan Penistaan Agama

Senin, 12 Januari 2026 - 15:27 WIB

Sadis di Beltok: Pencurian Paksa Tewaskan Warga, Pelaku Dihadiahi Timah Panas

Sabtu, 10 Januari 2026 - 07:05 WIB

KPK Tetapkan Yaqut Cholil Tersangka Korupsi Haji, Pengembalian Kerugian Negara Baru Capai Rp100 Miliar

Sabtu, 10 Januari 2026 - 06:45 WIB

Materi Stand Up Pandji Tuai Respons Beragam, Tokoh Pesantren hingga Publik Figur Bicara

Sabtu, 10 Januari 2026 - 06:27 WIB

KPK Dalami Peran Kejari, Tiga Jaksa Diperiksa Terkait Kasus Bupati Bekasi Nonaktif

Berita Terbaru

INSPIRATIF: Dua sosok pemuda asal Sumenep berhasil menggagas bisnis kreatif di Surabaya.

Ekonomi

Pemuda Sumenep Guncang Surabaya Lewat Bisnis Kreatif

Sabtu, 17 Jan 2026 - 22:04 WIB

You cannot copy content of this page