Polsek Bluto Didesak Segera Tetapkan Tersangka Penganiayaan Kurir SPX

- Publisher

Jumat, 28 November 2025 - 06:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Praktisi Hukum, Mahbub Junaidi, S.H, (Doc. Fairus/Timesin).

Praktisi Hukum, Mahbub Junaidi, S.H, (Doc. Fairus/Timesin).

SUMENEP – Praktisi hukum, Mahbub Junaidi, S.H, mengecam keras tindakan kekerasan yang mengakibat luka terhadap seorang kurir SPX di Bluto, Sumenep. Dirinya pun menegaskan akan turut mengawal proses hukum tersebut hingga tuntas.

Mahbub juga mendesak Polsek Bluto untuk segera menaikkan kasus ini ke tahap penyidikan dan menetapkan tersangka tanpa menunda.

“Tindakan kekerasan seperti ini tidak bisa dibiarkan. Hukum harus ditegakkan secara tegas, tanpa pandang bulu,” ujar Mahbub, Jum’at (28/11).

Diberitakan sebelumnya, seorang warga Desa Sera Barat, Kecamatan Bluto, Moh. Latif Syarifuddin (30), menjadi korban penganiayaan diduga dilakukan seorang pria berinisial Y pada Rabu (26/11/2025) sekitar pukul 11.50 WIB.

Peristiwa itu terjadi saat Latif tengah mengantarkan paket ke rumah Y di Dusun Negara, Desa Bunbungan. Sumber menyebut, sempat terjadi adu mulut terkait keterlambatan pengiriman paket.

Setelah cekcok, korban melanjutkan perjalanannya. Namun, di dekat rumah warga bernama Sudarsono, korban kembali dihentikan Y dan langsung mengalami pemukulan berkali-kali serta dibanting ke tanah.

Baca Juga :  PR Istana Jaya Diduga Kelabui Bea Cukai, Soal Penanggung Jawab

Akibat penganiayaan tersebut, Latif mengalami luka di bibir atas kanan, memar di pelipis kiri, dan nyeri di bagian kepala. Korban kemudian melapor ke Polsek Bluto dengan nomor laporan LP/B/13/XI/2025/SPKT/POLSEK BLUTO/POLRES SUMENEP/POLDA JAWA TIMUR. Kasus ini kini tengah dalam penanganan pihak kepolisian.

Kasus ini menjadi sorotan warga Bluto dan masyarakat luas, mengingat pelaku diduga bertindak brutal di tempat umum. Polsek Bluto diminta bekerja cepat untuk menegakkan hukum dan memberikan efek jera.

Baca Juga :  Kisruh Dana BLUD, Dear Jatim Tantang Adu Data dengan RSUD Moh Anwar

Follow WhatsApp Channel timesin.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bamsoet: Industri Direct Selling Bisa Jadi Penopang Ekonomi Nasional di Tengah Perlambatan Ekonomi Dunia
Babinsa Batumarmar Dampingi Petani Jagung di Desa Lesong Laok
Bamsoet Ingatkan Tingginya Kebocoran Pajak Ancam Kedaulatan Fiskal Indonesia
GMH Kawal Prabowo–Gibran hingga 2029, Stabilitas Nasional Jadi Kunci Keberlanjutan Demokrasi
KAMMI Surabaya Satukan Doa dan Aksi dalam Pembukaan RAKORNAS II
Babinsa Tlanakan Dampingi Pendataan Ulang Data Warga
Ubah Narasi! AAI Ajak Masyarakat Fokus pada Kemampuan, Bukan Keterbatasan
Mengejutkan! 400 Tambak Udang di Sumenep Beroperasi Tanpa Izin 

Berita Terkait

Minggu, 14 Desember 2025 - 15:38 WIB

Bamsoet: Industri Direct Selling Bisa Jadi Penopang Ekonomi Nasional di Tengah Perlambatan Ekonomi Dunia

Minggu, 14 Desember 2025 - 09:09 WIB

Babinsa Batumarmar Dampingi Petani Jagung di Desa Lesong Laok

Sabtu, 13 Desember 2025 - 22:51 WIB

Bamsoet Ingatkan Tingginya Kebocoran Pajak Ancam Kedaulatan Fiskal Indonesia

Sabtu, 13 Desember 2025 - 15:22 WIB

KAMMI Surabaya Satukan Doa dan Aksi dalam Pembukaan RAKORNAS II

Sabtu, 13 Desember 2025 - 11:23 WIB

Babinsa Tlanakan Dampingi Pendataan Ulang Data Warga

Berita Terbaru

You cannot copy content of this page