Polres Pamekasan Tetapkan Empat Tersangka dalam Kasus Penganiayaan di Depan Masjid Agung As-Syuhada

- Publisher

Minggu, 9 November 2025 - 21:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kapolres Pamekasan pimpin langsung Konpers tentang penganiayaan di depan masjid agung as-syuhada

Kapolres Pamekasan pimpin langsung Konpers tentang penganiayaan di depan masjid agung as-syuhada

PAMEKASAN – Polres Pamekasan menggelar konferensi pers di Gedung Tatag Trawang Tungga dan secara resmi mengumumkan perkembangan penanganan kasus penganiayaan brutal yang terjadi di depan Masjid Agung As-Syuhada pada akhir pekan kemarin.

Pers rilis tersebut dipimpin langsung oleh Kapolres Pamekasan, AKBP Hendra Triyulianto, yang memaparkan kronologi, motif, hingga penetapan para tersangka. Minggu (9/11) malam.

Dalam keterangannya, Kapolres menyampaikan bahwa aksi kekerasan itu dilakukan oleh sekelompok pemuda yang tergabung dalam komplotan geng motor. Peristiwa bermula dari adanya kesalahpahaman antara kelompok pelaku dengan korban, yang kemudian diperparah oleh pengaruh minuman beralkohol sehingga memicu tindakan anarkis.

“Dari hasil penyidikan dan pemeriksaan saksi-saksi, kami menetapkan empat orang sebagai tersangka. Salah satunya berinisial AD, yang berperan sebagai pelaku utama dalam aksi pengeroyokan,” tegas AKBP Hendra.

Pelaku AD dijerat Pasal 170 KUHP tentang kekerasan secara bersama-sama di muka umum. Selain AD, penyidik turut menetapkan tiga orang tersangka lainnya yang memiliki peran signifikan dalam rangkaian penganiayaan tersebut. Ketiganya disangkakan Pasal 338 KUHP tentang pembunuhan, subsider Pasal 351 KUHP tentang penganiayaan yang mengakibatkan luka berat.

Baca Juga :  Peran Pers di Era Digital Perlu Ditekankan pada Peringatan HPN 2026 di Banten

Kapolres menjelaskan bahwa tindakan para pelaku tergolong sadis dan membahayakan masyarakat, mengingat lokasi kejadian berada di pusat keramaian dan dekat area peribadatan. “Kami tidak akan memberikan ruang bagi geng motor maupun kelompok mana pun yang mengganggu keamanan publik. Polres Pamekasan berkomitmen menindak tegas segala bentuk kriminalitas jalanan,” ujarnya.

Dalam kesempatan yang sama, penyidik juga menyampaikan bahwa barang bukti berupa rekaman CCTV, pakaian korban, serta beberapa kendaraan roda dua yang digunakan para pelaku telah diamankan. Polisi masih membuka kemungkinan adanya tersangka baru seiring pendalaman penyidikan.

Baca Juga :  Dorong Regenerasi Polri, HAMI Ingatkan Bahaya Kultus Figur

Kapolres menambahkan bahwa operasi penertiban geng motor akan terus ditingkatkan untuk mencegah kasus serupa terulang. Ia juga mengimbau para orang tua dan masyarakat agar bersama-sama mengawasi pergaulan remaja dan melaporkan apabila menemukan aktivitas mencurigakan.

“Kasus ini menjadi peringatan keras bahwa tindakan kekerasan, apalagi dilakukan secara berkelompok dengan memanfaatkan situasi keramaian, tidak akan kami toleransi,” tutup AKBP Hendra.

Follow WhatsApp Channel timesin.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Jelang Nataru, Capt. Hakeng Tegaskan Pelarangan Mobil Listrik di Kapal Feri Demi Keselamatan Publik
98 Resolution Network Bagikan Paket Banpres Tali Kasih Natal untuk Masyarakat Rentan Ekonom di Berbagai Daerah
Bamsoet: Industri Direct Selling Bisa Jadi Penopang Ekonomi Nasional di Tengah Perlambatan Ekonomi Dunia
Babinsa Batumarmar Dampingi Petani Jagung di Desa Lesong Laok
Bamsoet Ingatkan Tingginya Kebocoran Pajak Ancam Kedaulatan Fiskal Indonesia
GMH Kawal Prabowo–Gibran hingga 2029, Stabilitas Nasional Jadi Kunci Keberlanjutan Demokrasi
KAMMI Surabaya Satukan Doa dan Aksi dalam Pembukaan RAKORNAS II
Babinsa Tlanakan Dampingi Pendataan Ulang Data Warga

Berita Terkait

Minggu, 14 Desember 2025 - 22:38 WIB

Jelang Nataru, Capt. Hakeng Tegaskan Pelarangan Mobil Listrik di Kapal Feri Demi Keselamatan Publik

Minggu, 14 Desember 2025 - 15:59 WIB

98 Resolution Network Bagikan Paket Banpres Tali Kasih Natal untuk Masyarakat Rentan Ekonom di Berbagai Daerah

Minggu, 14 Desember 2025 - 15:38 WIB

Bamsoet: Industri Direct Selling Bisa Jadi Penopang Ekonomi Nasional di Tengah Perlambatan Ekonomi Dunia

Minggu, 14 Desember 2025 - 09:09 WIB

Babinsa Batumarmar Dampingi Petani Jagung di Desa Lesong Laok

Sabtu, 13 Desember 2025 - 22:51 WIB

Bamsoet Ingatkan Tingginya Kebocoran Pajak Ancam Kedaulatan Fiskal Indonesia

Berita Terbaru

You cannot copy content of this page