Penyebab PT WUS Sumenep Belum Bisa Memperoleh Kucuran Dana PI

- Publisher

Kamis, 21 Agustus 2025 - 12:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Juhari, Anggota DPRD Kabupaten Sumenep, Fraksi Partai Persatuan Pembangunan (PPP).

Juhari, Anggota DPRD Kabupaten Sumenep, Fraksi Partai Persatuan Pembangunan (PPP).

SUMENEP – Anggota Panitia Khusus (Pansus) II DPRD Sumenep, Juhari, menyoroti lambannya perkembangan PT Wira Usaha Sumekar (WUS). Menurutnya, perusahaan daerah tersebut berpotensi tidak dapat kucuran dana Participating Interest (PI) akibat sejumlah regulasi yang tidak kunjung dituntaskan.

“Selama regulasi belum terpenuhi, bukan tidak layak, tapi memang tidak bisa. Oleh karena itu, PT WUS harus segera melakukan langkah-langkah konkret untuk memenuhi semua aturan yang ada,” ujarnya.

Politisi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) itu  menegaskan, kepemilikan saham PT WUS yang kini sudah diambil alih dari MMI tidak otomatis menjamin hak atas PI. Persoalan legalitas dan kelengkapan syarat pendirian perusahaan dinilai masih menjadi pekerjaan rumah besar.

“Yang penyertaan modal itu sebenarnya tidak ada. Itu mungkin miliknya MMI,” kata Juhari.

Ia menambahkan, kepemilikan penuh saja tidak cukup jika aturan lain belum dipenuhi. Apalagi, intervensi pemodal lain dapat menggugurkan peluang PT WUS dalam menerima PI.

“Masalahnya, aturannya kalau masih diintervensi oleh pemodal atau pemilik saham lain, itu tidak bisa menerima PI. Bagaimana bisa 98 persen murni milik daerah,” terangnya.

Baca Juga :  Pengaruh "Jari Telunjuk" Istri Kedua Bupati Pamekasan, Kini Jadi Sorotan

Menurut Juhari, langkah prioritas yang harus dilakukan adalah memastikan pendirian PT WUS sesuai prosedur. Hal itu penting agar peluang memperoleh dana PI benar-benar terbuka.

“Oleh sebab itu, perlu dikaji ulang. Pendirian PT WUS itu yang harus dikedepankan, agar kelak mendapat kucuran PI,” tegasnya.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa aturan mengenai PI masih dalam tahap pembahasan, sehingga PT WUS belum bisa bergerak lebih jauh.

“Belum, ini kan aturannya belum rampung. Masih belum tuntas pembahasannya. Nanti kalau sudah tuntas, MMI tidak akan mengganggu PT WUS, dan MMI murni sudah keluar dari PT WUS. Barulah PT WUS berhak memperoleh dana PI,” jelasnya.

Baca Juga :  Rencana Rilis PlayStation 6 Berpotensi Terungkap, Berkat Microsoft

Juhari menilai, stagnasi PT WUS justru menimbulkan potensi kerugian bagi daerah. Tanpa pembenahan mendasar, perusahaan ini hanya akan jalan di tempat.

“Bagaimana PT WUS ini tidak stagnan? Di salah satu pendiriannya, nama PT WUS itu seperti apa, lalu modal. Itu kan persyaratannya harus dipenuhi, sehingga baru bisa mendapat dana PI. Kalau seperti sekarang ini, justru stagnan dan malah rugi,” pungkasnya.

Follow WhatsApp Channel timesin.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Gubernur Jatim Salurkan Bantuan Rp3,8 Miliar untuk Korban Bencana Aceh
NSK Bearing Manufakturing Indonesia di Kawasan MM2100 Digeruduk Ratusan Massa
Para Elit Politik Jangan Saling Serang, Bamsoet Ingatkan agar Fokus Selamatkan Rakyat
Mualem Akan Cabut Izin Usaha Toko Alfamart dan Indomaret Jika Berani Naikkan Harga Sembako
Warga Aceh Semakin Krisis: Sulit Dapatkan Pasokan Air Bersih dan Beras, Terpaksa Makan Ubi
Respons Cepat Kemenko Polkam: Bantuan Logistik Diterbangkan ke Korban Banjir Aceh Tamiang
Ungkap Carut Marutnya Pelayanan Puskesmas di Bluto, Kuasa Hukum Minta Seluruh CCTV Dibuka
Buron Pembunuhan MR Tumbang di Tangan Polres Pamekasan

Berita Terkait

Minggu, 7 Desember 2025 - 09:53 WIB

Gubernur Jatim Salurkan Bantuan Rp3,8 Miliar untuk Korban Bencana Aceh

Sabtu, 6 Desember 2025 - 17:49 WIB

NSK Bearing Manufakturing Indonesia di Kawasan MM2100 Digeruduk Ratusan Massa

Sabtu, 6 Desember 2025 - 07:32 WIB

Para Elit Politik Jangan Saling Serang, Bamsoet Ingatkan agar Fokus Selamatkan Rakyat

Jumat, 5 Desember 2025 - 11:32 WIB

Mualem Akan Cabut Izin Usaha Toko Alfamart dan Indomaret Jika Berani Naikkan Harga Sembako

Jumat, 5 Desember 2025 - 10:29 WIB

Warga Aceh Semakin Krisis: Sulit Dapatkan Pasokan Air Bersih dan Beras, Terpaksa Makan Ubi

Berita Terbaru

You cannot copy content of this page