Oknum Polisi Diduga Kerap Meminta Uang Pelicin, LBH Taretan Legal Justika Luruk Polres Sumenep

- Publisher

Senin, 21 April 2025 - 16:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sumenep – Puluhan aktivis dan pemuda dari Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Taretan Legal Justika gelar aksi demontrasi didepan Mapolres Sumenep. Senin (21/4/2025).

Dalam aksi itu, aktivis menuntut keadilan dari Polres Sumenep. Mereka geram melihat tingkah laku oknum polisi Kanit Reskrim Polsek Dungkek, yang diduga kerap meminta uang pelicin kepada warga yang sedang mencari keadilan dalam sebuah pelaporan di Polsek setempat.

Baca Juga :  Kaukus MR Desak Gubernur Jatim Tetapkan KEK Tembakau Madura

“Hukum dijadikan ladang bisnis, hukum diperjual belikan,” teriak Zainurrosi Korlap Aksi.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia meminta polres Sumenep untuk bersikap tegas bahkan memecat oknum Kanit Reskrim yang meminta uang pelicin itu.

Lebih lanjut, peserta aksi juga menyinggung tindakan meminta uang sebagai pelicin yang dilakukan oleh polisi itu tidak memcerminkan tugasnya sebagai pengayom dan pelindung bagi rakyat.

“Hukum hanya tegas bagi mereka yang memiliki kekuasan. Sementara mereka yang miskin menuntut keadilan semakin dikerdilkan,” ujarnya.

Baca Juga :  Satlantas Polres Sumenep Dituding Terlibat Pungli

“Bersihkan intitusi polri, yang bertindak seperti penjahat,” tambahnya.

Hinga berita ini diterbitkan, Kapolres Sumenep belum menemui massa aksi.

Sembari memakai sarung bertopeng, para pendemo tetap menyuarakan orasinya dan mendirikan tenda didepan Mapolres.

Diketahui, korban dari dugaan adanya uang pelicin oknum polisi itu berkaitan dengan proses penyidikan dalam perkara laporan dugaan tindak pidana pengrusakan pagar yang dilakukan di Desa Bancamara Dungkek.

Baca Juga :  Dear Jatim Kritik Mandeknya Penyelidikan Dugaan Korupsi Pokir DPRD Sumenep

Follow WhatsApp Channel timesin.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Penyegaran Polres Sumenep, Sejumlah Kapolsek dan PJU Berganti
Ikhtiar Pembentukan Karakter, SMP Islam Paramitha Kota Malang Gelar Isra Mikraj
Hasil Monitoring Surya Tani, Penyuluh BPP Lenteng Diduga Main Mata
Klaim Beroperasi Sesuai SOP SPPG Legung Barat Dipertanyakan
Respons Kepala SPPG Jambu Dinilai Belum Substantif
Menu MBG Diduga Bermasalah, Siswa di Pakamban Laok Alami Diare
Khofifah Gandeng PTA Surabaya Perkuat Kepastian Hukum Ketahanan Keluarga
Seleksi Sekda Sumenep Berujung Polemik, Ketua Komisi I Diduga Langgar Tatib DPRD

Berita Terkait

Sabtu, 24 Januari 2026 - 17:57 WIB

Penyegaran Polres Sumenep, Sejumlah Kapolsek dan PJU Berganti

Sabtu, 24 Januari 2026 - 17:33 WIB

Ikhtiar Pembentukan Karakter, SMP Islam Paramitha Kota Malang Gelar Isra Mikraj

Jumat, 23 Januari 2026 - 19:59 WIB

Hasil Monitoring Surya Tani, Penyuluh BPP Lenteng Diduga Main Mata

Jumat, 23 Januari 2026 - 17:01 WIB

Klaim Beroperasi Sesuai SOP SPPG Legung Barat Dipertanyakan

Kamis, 22 Januari 2026 - 22:18 WIB

Respons Kepala SPPG Jambu Dinilai Belum Substantif

Berita Terbaru

Ilustrasi

News

Respons Kepala SPPG Jambu Dinilai Belum Substantif

Kamis, 22 Jan 2026 - 22:18 WIB

You cannot copy content of this page