Makna Maklumat 14 Pimpinan Silat Lamongan: Komitmen Budaya Damai 

- Publisher

Jumat, 4 Juli 2025 - 12:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Maklumat 14 pemimpin pancak silat Lamongan.

Maklumat 14 pemimpin pancak silat Lamongan.

LAMONGAN – Momen langka sekaligus bersejarah terjadi di Kabupaten Lamongan. Sebanyak 14 pimpinan perguruan pencak silat menandatangani Maklumat Suro Aman dan Damai sebagai bentuk komitmen bersama menjaga ketertiban dan harmoni antarkelompok pesilat, Jumat (4/7).

Maklumat tersebut ditandatangani pada Selasa, 17 Juni 2025, bertempat di Gedung Sasana Krida Jagratara Polres Lamongan.

Acara yang dihadiri langsung oleh Kapolres Lamongan, Dandim 0812 Lamongan, serta Bupati Lamongan sebagai bentuk dukungan penuh terhadap inisiatif budaya damai di tengah masyarakat.

Penandatanganan ini bukan sekadar formalitas. Ia menjadi simbol kuat bahwa para pimpinan perguruan pencak silat di Lamongan siap menjadi teladan dalam merawat nilai luhur warisan budaya.

Dalam maklumat tersebut, para pimpinan sepakat untuk menahan diri dari segala bentuk aksi provokatif, tidak melakukan konvoi, tidak membawa atribut perguruan saat kegiatan di luar, serta menghindari penyalahgunaan media sosial yang dapat menimbulkan konflik.

Isi maklumat juga menegaskan pentingnya menjaga etika berorganisasi, saling menghormati antarperguruan, dan menjadikan perbedaan aliran dalam silat sebagai kekayaan, bukan sumber perpecahan. Ini menjadi pesan penting bahwa toleransi bukan hanya soal agama, melainkan juga budaya.

Baca Juga :  Ledakan Hebat Saat Sholat Jumat di Masjid SMAN 72 Kelapa Gading, Korban Alami Luka Bakar

Komitmen ini menjadi penegasan bahwa pencak silat bukan sekadar bela diri, melainkan warisan nilai: kesabaran, pengendalian diri, dan semangat persaudaraan.

Bulan Suro kerap dianggap sebagai momen rawan dalam dunia persilatan karena sejarah dan tradisi panjang yang menyertainya.

Meski biasanya maklumat seperti ini dilakukan setiap menjelang Bulan Suro, penandatanganan tahun ini terasa istimewa. Jumlah pimpinan yang terlibat lebih banyak, dan isi komitmen yang ditegaskan lebih konkret dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.

Baca Juga :  Pacitan Bertahan dengan Proyek Infrastruktur Skala Terbatas

Harapannya, Lamongan dapat menjadi contoh bagi daerah lain. Bahwa budaya bisa menjadi ruang perjumpaan yang damai, bukan konflik. Bahwa pewaris silat sejati bukan yang menang di jalanan, tetapi yang unggul dalam budi pekerti dan menjunjung tinggi nilai persaudaraan. *(Ainurroziq)

Follow WhatsApp Channel timesin.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Penyegaran Polres Sumenep, Sejumlah Kapolsek dan PJU Berganti
Ikhtiar Pembentukan Karakter, SMP Islam Paramitha Kota Malang Gelar Isra Mikraj
Hasil Monitoring Surya Tani, Penyuluh BPP Lenteng Diduga Main Mata
Klaim Beroperasi Sesuai SOP SPPG Legung Barat Dipertanyakan
Respons Kepala SPPG Jambu Dinilai Belum Substantif
Menu MBG Diduga Bermasalah, Siswa di Pakamban Laok Alami Diare
Khofifah Gandeng PTA Surabaya Perkuat Kepastian Hukum Ketahanan Keluarga
Seleksi Sekda Sumenep Berujung Polemik, Ketua Komisi I Diduga Langgar Tatib DPRD

Berita Terkait

Sabtu, 24 Januari 2026 - 17:57 WIB

Penyegaran Polres Sumenep, Sejumlah Kapolsek dan PJU Berganti

Sabtu, 24 Januari 2026 - 17:33 WIB

Ikhtiar Pembentukan Karakter, SMP Islam Paramitha Kota Malang Gelar Isra Mikraj

Jumat, 23 Januari 2026 - 19:59 WIB

Hasil Monitoring Surya Tani, Penyuluh BPP Lenteng Diduga Main Mata

Jumat, 23 Januari 2026 - 17:01 WIB

Klaim Beroperasi Sesuai SOP SPPG Legung Barat Dipertanyakan

Kamis, 22 Januari 2026 - 22:18 WIB

Respons Kepala SPPG Jambu Dinilai Belum Substantif

Berita Terbaru

Ilustrasi

News

Respons Kepala SPPG Jambu Dinilai Belum Substantif

Kamis, 22 Jan 2026 - 22:18 WIB

You cannot copy content of this page