Kadis Koperasi Jabar Sulit Ditemui, Dekopinwil: Bertemu Gubernur Lebih Mudah!

- Publisher

Jumat, 9 Mei 2025 - 06:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANDUNG – Dewan Koperasi Indonesia Wilayah (Dekopinwil) Jawa Barat menyuarakan kekecewaannya terhadap Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Jawa Barat, Yuke Mauliani.

Ketua Dekopinwil Jabar, Nurodi, menilai sikap Kadis Koperasi UK tersebut bisa menghambat jalannya program nasional Koperasi Desa Merah Putih yang tengah digaungkan pemerintah pusat.

Menurut Nurodi, pihaknya telah mengajukan surat resmi kepada Kadis Koperasi Jabar sejak 7 April 2025 untuk melakukan audiensi. Namun, hingga kini belum ada pertemuan yang terjadi secara layak.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Surat kami kirim ke ibu Kadis (Yuke Mauliani) pada tanggal 7 April 2025, dan kami sudah dihubungi oleh sekretarisnya kapan bertemunya,” kata Nurodi, Kamis (8/5/2025).

Ironisnya, saat mereka datang sesuai jadwal yang dijanjikan, sambutan yang diterima justru mengecewakan.

Baca Juga :  Pertamina Pastikan Stok Avtur Untuk Tiga Maskapai Penerbangan Haji Indonesia Aman

“Tidak ada penjelasan sepatah katapun. Kami ini sepertinya tidak dianggap,” tegas Nurodi.

Berencana Laporkan Kadis Koperasi

Kejadian ini membuat Nurodi berencana melaporkan langsung kepada Ketua Umum Dekopin, Bambang Haryadi, yang juga merupakan anggota DPR RI dari Fraksi Gerindra.

“Kami akan melaporkan kejadian ini kepada ketua umum karena kami datang ke sini atas perintah beliau. Selain menjabat sebagai Ketua Umum Dekopin, Pak Bambang Hariyadi merupakan anggota DPR RI Fraksi Gerindra,” tambahnya.

Nurodi bersama jajaran Dekopinwil dan beberapa ketua Dekopinda di Jawa Barat datang untuk membahas implementasi Koperasi Desa Merah Putih – program strategis yang melibatkan kolaborasi antara pusat dan daerah.

Ia menilai, perlakuan yang diterima justru menjadi indikasi lemahnya komitmen pemerintah daerah dalam mendukung kemajuan koperasi.

Baca Juga :  Usai Dilantik, SMSI Pamekasan Siap Lakukan Penguatan Kolaborasi

“Kami ingin memberitahu hasil riset dan penelitian kami tentang Koperasi Desa Merah Putih dan mendiskusikan dengan beliau (Yuke Mauliani) sebelum bertemu dengan Gubernur Jawa Barat Kang Dedi Mulyadi (KDM),” jelasnya.

Sulit Ditemui

Bahkan, menurut Nurodi, bertemu dengan Gubernur Jabar jauh lebih mudah daripada menemui Kadis Koperasi UK Jabar.

Senada, Ketua Dekopin Kota Bandung, Paul Harol, juga mengecam perlakuan yang dianggap arogan dari Kadis Koperasi UK Jabar.

“Seakan-akan dia ingin menunjukkan ke masyarakat, ini loh saya lebih hebat dari Presiden dan Gubernur Jawa Barat,” ucap Paul.

Sementara itu, Wakil Ketua Umum Dekopin Bidang Komunikasi Publik dan Sosialisasi, Teguh Eko Prastyono, menyayangkan sikap Kadis Koperasi yang dinilai tidak profesional. Ia menilai, seharusnya Yuke bisa mendelegasikan tugas jika memang sedang sibuk.

Baca Juga :  Carut-Marut Aset DPUTR Sumenep: Aspal Tak Diawasi, Tack Coat Cuma Sisa Air!

“Beliau kan punya wakil, punya staf, kalau ada kesibukan lain yang membuat dirinya tidak dapat menemui pengurus Dekopinwil Jabar bisa tugaskan wakilnya untuk menggantikan dirinya. Dan dia nanti menerima hasil pertemuan,” kata Gus TEP, sapaan akrabnya.

“Apalagi rencana pertemuan ini sudah dijadwalkan sebelumnya, kok perilakunya seperti itu,” tambahnya.

Ia berharap Gubernur Jawa Barat, Kang Dedi Mulyadi, turut mengevaluasi kinerja pejabat di bawahnya, termasuk Kadis Koperasi UK Jabar.

“Mungkin ini bisa jadi bahan evaluasi Gubernur Jabar Kang Dedi Mulyadi mengenai kinerja dan perilaku bawahannya,” pungkas Eko.

Follow WhatsApp Channel timesin.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Minim Transparansi, Pembangunan Gerai KDMP di Sumenep jadi Sorotan
Babinsa Palengaan Kawal Bantuan Irpom Pertanian 2025, Pastikan Tepat Sasaran untuk Petani
Aktivis Minta Verifikasi KDMP Sumenep Lebih Selektif
Persaingan Sekda Sumenep Mengerucut pada Dua Figur
Babinsa Palengaan Turun ke Lahan, Dampingi Petani Gambas Siap Panen demi Ketahanan Pangan
Hampir Setengah Tahun, Kasus Dugaan Pengrusakan Pohon dan Tanah di Bulangan Barat Masih Jalan di Tempat
Satlantas Polres Sumenep Uji Kelayakan Angkutan Jelang Idul Fitri
Rize Ikhwan Muttaqin: Pokir DPRD Pamekasan Sudah Diatur Undang-Undang, Klaim Rp160 Miliar Terlalu Berlebihan

Berita Terkait

Minggu, 8 Februari 2026 - 21:39 WIB

Minim Transparansi, Pembangunan Gerai KDMP di Sumenep jadi Sorotan

Sabtu, 7 Februari 2026 - 13:45 WIB

Babinsa Palengaan Kawal Bantuan Irpom Pertanian 2025, Pastikan Tepat Sasaran untuk Petani

Sabtu, 7 Februari 2026 - 09:27 WIB

Aktivis Minta Verifikasi KDMP Sumenep Lebih Selektif

Jumat, 6 Februari 2026 - 12:42 WIB

Persaingan Sekda Sumenep Mengerucut pada Dua Figur

Jumat, 6 Februari 2026 - 10:46 WIB

Babinsa Palengaan Turun ke Lahan, Dampingi Petani Gambas Siap Panen demi Ketahanan Pangan

Berita Terbaru

You cannot copy content of this page