Fitriana Diduga Adalah Penampung Uang Milyaran Taruna Akpol, Miko : Saya Tidak Terlibat Apalagi Desy Natalia 

- Publisher

Kamis, 25 September 2025 - 16:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Miko Bantah Keras dan Klarifikasi Atas Tuduhan Fitriana, Dirinya Difitnah Melakukan Penggelapan dan Penipuan

Timesin, Jakarta – Muh Hady Sujatmiko Napitupulu alias Miko (L) membantah dan mengklarifikasi atas pernyataan Fitriana alias Pingky (P) yang menyudutkan dirinya dan Desy Natalia (P). Dimana Miko dan Desy Natalia merasa dicemarkan nama baiknya, karena dituduh tanpa bukti melakukan penipuan dan penggelapan dalam penerimaan taruna Akademi Kepolisian (Akpol).

Termasuk ia juga membantah, bahwa dirinya yang dituduh membawa kabur uang senilai kurang lebih Rp.1,6 miliar.
Bahkan Miko juga mengklarifikasi bahwa dirinya pada saat adanya tuduhan tersebut sedang menjabat sebagai staff Penasehat Khusus Presiden RI Asisten I Bidang Pertahanan & Politik sesuai dengan Kartu Tanda Anggota yang dimiliki oleh Miko.

“Tidak benar segala pernyataan Saudari Fitriana terlebih membawa – bawa nama istana, tuduhan tersebut dilayangkan bahwa saya menjadi calo atau makelar dalam rekrutmen taruna Akpol. Sementara saya bukan Panitia Akpol dan saya tidak memiliki kompetensi meloloskan Calon Taruna Akpol tersebut,” ujar Miko dalam keterangan persnya, Kamis (25/9/2025) di Jakarta.

Menurut Miko, bahwa ada postingan foto ‘asal comot’ dirinya dan Desy Natalia yang disebarluaskan di sosial media (sosmed) dengan isi berita bodong (red-berita tidak benar).

“Saya tegaskan kepada anda Fitriana Bahwa Anda tidak Pernah Kenal dengan saudari Desy Natalia. Jangan sok kenal dan jangan asal main catut nama orang, untuk menutupi busuknya kelakuanmu sendiri,” tegas Miko.

Baca Juga :  Praktisi Hukum : Pengadilan Bukan Tempat Legalisasi Hasil Penyidikan, Namun Menggali Fakta dan Kebenaran

Menurut Miko, sosok Fitriana alias Pingky diduga memiliki kelakuan sebagai calo perempuan asal Palembang. Fitriana ini lebih cocok dibilang Maling Teriak Maling sejatinya Fitriana dapat diduga sebagai penipu ulung yang sesungguhnya”.

“Fitriana itu adalah pelaku nya Karena dia yang tampung uang para korban nya di Palembang milyaran rupiah. Jadi saya membantah dengan keras bahwa saya dan Desy bukan sebagai pelaku penipuan seperti berita Palsu yang di Viralkan oleh Oknum suruhan dan Oknum bayaran, Jadi bukan saya pelakunya apalagi Desy Natalia,” jelas Miko.

Tidak Terbukti semua tuduhan yang dilayangkan

Sebelumnya dalam beritasatoe.com dan media lainnya, Muh Hady Sujatmiko Napitupulu alias Miko (L) & Desy Natalia alias Desy (P) dilaporkan ke Polda Metro Jaya oleh Fitriana dengan LP No: LP/B/4063/VI/2025/SPKT/Polda Metro Jaya tertanggal (16/6/2025).

Baca Juga :  Komunitas Mahasiswa Peduli Pembangunan Indonesia Minta Pecat Menteri PU Dodi Hangodo

Dalam Laporan Polisi tersebut, Fitriana mengaku mengalami kerugian kurang lebih Rp.1,6 miliar, yang di akui sebagai dana miliknya pribadi.

“Hal itu semua yang dibuat Laporan adalah Kerugian Korban dia di Sumatera Selatan dan itu adalah Keterangan Palsu dan Jelas Tidak Benar,” ucap Miko.

Diketahui sampai saat ini kasus masih berproses akan adanya putusan sebagaimana akan menjadi Kepastian hukum. Laporan masih berproses dan kemungkinan tidak akan cukup bukti dan proses masih pada tahap penyelidikan dan pencarian bukti kejadian perkara. (red)

Follow WhatsApp Channel timesin.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Galian C Memakan Korban di Sumenep, PMII FH UNIBA Madura Desak Propam Polri Memeriksa Kanit Pidsus
Eksekusi PN Sampang Dinilai Prematur, Tanah di Bunten Barat Masih Ber-SHM Sah
Hampir Setengah Tahun, Kasus Dugaan Pengrusakan Pohon dan Tanah di Bulangan Barat Masih Jalan di Tempat
Pandji Pragiwaksono Dilaporkan ke Polda Jatim Atas Dugaan Penistaan Agama
Sadis di Beltok: Pencurian Paksa Tewaskan Warga, Pelaku Dihadiahi Timah Panas
Kasus Narkoba di Sumenep Melonjak 55 Persen pada 2025
LBH Madani Putra Nilai Prosedur Polres Sumenep Bermasalah dalam Penanganan Kasus Kekerasan Seksual Anak
Tiga Terlapor Kasus Kekerasan Pemuda di Sumenep Mangkir dari Pemeriksaan

Berita Terkait

Sabtu, 14 Februari 2026 - 09:25 WIB

Galian C Memakan Korban di Sumenep, PMII FH UNIBA Madura Desak Propam Polri Memeriksa Kanit Pidsus

Rabu, 11 Februari 2026 - 07:28 WIB

Eksekusi PN Sampang Dinilai Prematur, Tanah di Bunten Barat Masih Ber-SHM Sah

Jumat, 6 Februari 2026 - 09:02 WIB

Hampir Setengah Tahun, Kasus Dugaan Pengrusakan Pohon dan Tanah di Bulangan Barat Masih Jalan di Tempat

Senin, 12 Januari 2026 - 21:32 WIB

Pandji Pragiwaksono Dilaporkan ke Polda Jatim Atas Dugaan Penistaan Agama

Senin, 12 Januari 2026 - 15:27 WIB

Sadis di Beltok: Pencurian Paksa Tewaskan Warga, Pelaku Dihadiahi Timah Panas

Berita Terbaru

Ilustrasi skandal asmara pegawai MBG Saronggi.

News

Dugaan Skandal Oknum Pegawai SPPG Saronggi Terungkap

Sabtu, 14 Feb 2026 - 15:25 WIB

Polres Sumenep menggelar kegiatan edukatif Polisi Sahabat Anak di Polres Sumenep.

News

Satlantas Polres Sumenep Gelar Polisi Sahabat Anak

Rabu, 11 Feb 2026 - 11:20 WIB

You cannot copy content of this page