Euforia Panen Raya Pemkab Sumenep di Guluk-Guluk, Tersimpan Banyak Persoalan dan Dinilai Gagal

- Publisher

Jumat, 1 Agustus 2025 - 14:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penen raya jagung hibrida di Guluk-Guluk dianggap gagal.

Penen raya jagung hibrida di Guluk-Guluk dianggap gagal.

SUMENEP – Penen raya jagung yang lakukan oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkan) Sumenep di Guluk-Guluk pada Kamis, 14 Februari 2025 yang lalu, rupaya menyimpan banyak persoalan yang cukup janggal, Jumat (1/8).

Euforia penen raya yang dilakukan oleh pemkab tersebut, dilakukan dilahan milik seorang warga di Guluk-Guluk, yang dilakukan tanpa adanya izin dan pemberitahuan terlebih dahulu.

Hal itu pula, yang membuat pemilik lahan cukup geram. Pasalnya, lahan tersebut tak hanya dilakukan tanpa izin, melainkan jagung itu dipanen tidak tepat waktu, dan menyebabkan kerugian.

“Kok bisa ada panen raya, yang dilakukan tidak izin, cong. Tidak ada izin memang kemaren. Makanya, saya kaget dengan hal itu,” ujar pemilik lahan, kepada media.

Tak hanya itu, warga Guluk-Guluk menyebut, bahwa hasil penan raya jagung tersebut tidak murni hasil bumi mereka, melaikan hasil dari membeli di tempat lain.

“Itu bukan hasil panen di Guluk-Guluk, itu dari daerah lain lalu dikumpulkan di satu gudang, kemudian di sampaikan bahwa hasil itu dari tanah warga. Padahal nyatanya tidak,” terangnya.

Baca Juga :  Direktur Centris Warning HM dan HZ yang diduga Owner dan Distributor Rokok Gicu dkk.

Diketahui, inisiator dari penyelenggaraan panen raya tersebut adalah Dinas Pertanian, Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (Dispertahorbun) Sumenep yang dipimpin oleh Chainur Rasyid, SE., M.Si.

Hadir dalam kesempatan tersebut, Bupati Sumenep, Achamad Fauzi Wongsojodho, serta Forum Koodinator Pimpinan Daerah (Forkopimda), serta Forkopimcam Guluk-Guluk, Kapolres Sumenep, Dandim.

Ketua DKPP Sumenep, Chainur Rasyid, SE., M.Si, saat dihubungi pada Kamis (31/7) pukul 11.42, beralasan masih dalam perjalanan dinas luar kota, dan belum memberikan tanggapan apapun.

“Waalaikumsalam maaf kalau bisa besok ketemu di kantor mas, karena kalau sekarang saya masih di kereta api mau balik ke Sumenep,” ucapnya.

Baca Juga :  Warga Blitar Sulit Dapatkan Gas Elpiji 3 Kg, Harganya Tembus 25 Ribu 

Salah satu pemuda asal Guluk-Guluk, Zainal mendasak, agar persoalan semacam ini dapat terurai dan kerugian yang dialami oleh pemilik lahan bisa diganti.

Tak hanya itu, dirinya juga mencurigai kejadian semacam itu tak hanya terjadi di desanya. Dirinya pun menganggap panen raya di Guluk-Guluk tersebut dapat dikategorikan gagal.

“Jangan-jangan hal semacam ini sudah lumrah dilakukan oleh Pemkab Sumenep. Saya mendesak, agar persoalan ini cepat clear, serta kerugian materil yang dialami warga, bisa diganti,” ujarnya.

Follow WhatsApp Channel timesin.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Merasa Dipermainkan, Anggota Laporkan Kapoktan Surya Tani ke DKPP Sumenep
Klaim Ketua Poktan Soal Handtraktor Picu Protes Anggota
Korluh Lenteng Pastikan Monitoring Bantuan Handtraktor Meddelan
Bantuan Handtraktor Poktan Meddelan Dipertanyakan Warga
Aktivis Desak Kemenkeu RI Hentikan Realisasi Anggaran MBG ke Sumenep
Sosialisasi Penerapan Kompos Metode Ember Bertumpuk di Desa Kelbung Bangkalan
Kodim 0826/Pamekasan Gelar Coffee Morning Bersama Insan Pers, Tegaskan Pentingnya Kolaborasi dan Sinergi Informasi
Mahasiswa KKN Unija Pasang Petunjuk Jalan Desa Sogian

Berita Terkait

Selasa, 20 Januari 2026 - 22:53 WIB

Merasa Dipermainkan, Anggota Laporkan Kapoktan Surya Tani ke DKPP Sumenep

Selasa, 20 Januari 2026 - 22:35 WIB

Klaim Ketua Poktan Soal Handtraktor Picu Protes Anggota

Selasa, 20 Januari 2026 - 20:57 WIB

Korluh Lenteng Pastikan Monitoring Bantuan Handtraktor Meddelan

Selasa, 20 Januari 2026 - 20:12 WIB

Bantuan Handtraktor Poktan Meddelan Dipertanyakan Warga

Jumat, 16 Januari 2026 - 10:02 WIB

Sosialisasi Penerapan Kompos Metode Ember Bertumpuk di Desa Kelbung Bangkalan

Berita Terbaru

INSPIRATIF: Dua sosok pemuda asal Sumenep berhasil menggagas bisnis kreatif di Surabaya.

Ekonomi

Pemuda Sumenep Guncang Surabaya Lewat Bisnis Kreatif

Sabtu, 17 Jan 2026 - 22:04 WIB

You cannot copy content of this page