INSTERNASIONAL – Kontrak Marc Marquez bersama tim Ducati akan berakhir pada musim tahun 2026. Di akhir musim kontraknya itu, Marc Marquez mengungkapkan masih memiliki ambisi besar dalam karir balapnya di MotoGP.
Marc Marquez dalam keterangannya kepada media seperti di lansir dari Crash.net mengatakan, masa depannya bersama tim Ducati masih belum pasti. Namun yang pasti menurut Marquez, musim 2026 adalah musim untuk segera tampil dan merebut kembali setiap kejuaran balapan MotoGP.
“Sulit untuk mengetahui apa yang akan terjadi di masa depan, tetapi jika saya masih berlomba, ambisinya akan selalu sama,” kata Marquez, dilansir Jumat (19/12/2025).
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Tentu saja, ada hari-hari ketika Anda beristirahat dan itu juga baik untuk pikiran Anda, tetapi istirahat juga tentang bagaimana Anda dapat tampil lebih baik setelahnya,” ujarnya.
Marc Marquez juga menegaskan bahwa jika masih di berikan kesempatan untuk balapan pada musim selanjutnya, hal yang utama adalah kondisi kesehatan dan motor yang baik.
Selain hal tersebut, tujuan yang utama adalah performa terbaik saat di lintasan dan merebut kembali gelar juara dunia.
“Jika saya masih balapan, itu akan memberikan seratus persen, dengan ambisi yang sama, itulah yang akan saya tuju,” tegasnya.
Seperti yang di ketahui, Marc Marquez dengan julukan The Baby Alien. Dalam debutnya bersama Ducati sejak musim tahun 2024, telah membawa nama tim pabrikan Ducati semakin di segani dalam dunia MotoGP.
Hal itu, ia buktikan dengan keberhasilannya dalam meraih gelar juara dunia MotoGP bersama Ducati di musim tahun 2025. Dengan kemenangan tersebut, Marc Marquez berhasil mengoleksi kemenangannya ke sembilan dalam kelas juara dunia MotoGP.
Namun di balik itu semua, tim Ducati masih belum memberikan tanda-tanda akan ada perpanjangan kontrak baru bersama Marc Marquez.
Tim Ducati di kabarkan masih kesulitan melakukan negosiasi perpanjangan kontrak baru bersama Marc Marquez untuk musim 2027 hingga 2028.
Kesulitan tersebut mengingat saat ini Ducati menghadapi keterbatasan keuangan internal.
Selain keterbatasan keuangan secara internal, Ducati juga mempertimbangkan posisi Francesco Bagnaia atau Pecco Bagnaia rekan satu tim Marc Marquez di Ducati.












