Distribusi Sistematis Rokok Ilegal Gico Premium, Nama H.M Disorot Publik

- Publisher

Sabtu, 13 September 2025 - 10:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi

Ilustrasi

SUMENEP – Nama H.M, seorang pengusaha asal Kecamatan Ganding, Kabupaten Sumenep, Jawa Timur kini mencuat ke publik setelah diduga kuat sebagai pemilik sejumlah merek rokok ilegal yang marak beredar di pasaran, Sabtu (13/9).

Rokok-rokok tersebut antara lain New Gicu, New Milde Exclusive, Fantastik Ungu, Fantastik Klik, Rebel dan yang terbaru, Gicu Premium yang belakangan menjadi primadona rokok tanpa pita cukai di Madura khususnya Kabupaten Sumenep.

Baca Juga :  Jejak Rokok Ilegal Humer dan New Humer di Marketplace

Berdasarkan hasil investigasi media Timesin.id, distribusi rokok ilegal ini diduga dikendalikan oleh H.Z, seorang warga Desa Gadu Barat yang selama ini dikenal sebagai tangan kanan sekaligus pemasok utama kepada para agen dan pengecer.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Akibatnya, hampir di setiap warung kecil di Sumenep mudah ditemukan rokok ilegal dengan harga murah, namun jelas merugikan negara.

Aktivis muda Sumenep, Moh. Anwar, menegaskan bahwa praktik tersebut bukan sekadar pelanggaran administratif, melainkan tindak pidana murni sebagaimana diatur dalam Pasal 54 dan 56 UU No. 39 Tahun 2007 tentang Cukai.

Baca Juga :  Catatan Pimpinan Redaksi Tentang Rokok Ilegal: Realita di Lapangan, Dilema di Kebijakan

“Oknum pengusaha maupun distributor yang memperjualbelikan rokok ilegal tanpa pita cukai jelas harus dipidana. Tidak ada alasan pembenaran, ini perbuatan kriminal yang nyata,” tegasnya.

Anwar juga menyayangkan lemahnya peran aparat dalam penindakan. Menurutnya, Bea Cukai Madura hanya sibuk menggelar operasi kecil di jalan raya dengan menyasar pedagang dan pengendara, tetapi menutup mata terhadap pemilik dan distributor utama.

“Semua orang tahu siapa pemilik dan siapa distributornya. Namun, sampai hari ini Bea Cukai Madura tidak pernah menyentuh H.M ataupun jaringannya. Ini menunjukkan kegagalan Bea Cukai dalam menjalankan tugasnya,” tandasnya.

Baca Juga :  Pabrik Mandek Produksi, PR Istana Jaya Dituding Main Pita Cukai

Follow WhatsApp Channel timesin.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dugaan Skandal Oknum Pegawai SPPG Saronggi Terungkap
Galian C Memakan Korban di Sumenep, PMII FH UNIBA Madura Desak Propam Polri Memeriksa Kanit Pidsus
Kecelakaan Maut di Pragaan Bongkar Lemahnya Penindakan Galian C Ilegal
Babinsa Turun ke Kandang, Semangati Peternak Ayam di Somalang
Satlantas Polres Sumenep Gelar Polisi Sahabat Anak
Kapus Guluk-Guluk Buka Suara soal Dugaan Pungli Rujukan BPJS, Oknum I Beri Keterangan Berbeda
Eksekusi PN Sampang Dinilai Prematur, Tanah di Bunten Barat Masih Ber-SHM Sah
JMP Beri Penghargaan ke Ketua PWI Pamekasan, Satu-satunya Asesor Dewan Pers dari Madura

Berita Terkait

Sabtu, 14 Februari 2026 - 15:25 WIB

Dugaan Skandal Oknum Pegawai SPPG Saronggi Terungkap

Sabtu, 14 Februari 2026 - 09:25 WIB

Galian C Memakan Korban di Sumenep, PMII FH UNIBA Madura Desak Propam Polri Memeriksa Kanit Pidsus

Sabtu, 14 Februari 2026 - 09:04 WIB

Kecelakaan Maut di Pragaan Bongkar Lemahnya Penindakan Galian C Ilegal

Kamis, 12 Februari 2026 - 12:43 WIB

Babinsa Turun ke Kandang, Semangati Peternak Ayam di Somalang

Rabu, 11 Februari 2026 - 11:20 WIB

Satlantas Polres Sumenep Gelar Polisi Sahabat Anak

Berita Terbaru

Ilustrasi skandal asmara pegawai MBG Saronggi.

News

Dugaan Skandal Oknum Pegawai SPPG Saronggi Terungkap

Sabtu, 14 Feb 2026 - 15:25 WIB

Polres Sumenep menggelar kegiatan edukatif Polisi Sahabat Anak di Polres Sumenep.

News

Satlantas Polres Sumenep Gelar Polisi Sahabat Anak

Rabu, 11 Feb 2026 - 11:20 WIB

You cannot copy content of this page