*Oleh: Roni Rahman
KOLOM – Fenomena curhat yang berujung pada rasa saling sayang belakangan ini kian sering terdengar di Kabupaten Sumenep.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Kisah semacam ini umumnya bermula dari persoalan rumah tangga yang seharusnya bisa diselesaikan secara internal, namun justru melebar ke arah yang keliru.
Dalam salah satu cerita yang berkembang, seorang istri memilih pulang ke rumah orang tuanya dengan alasan bertengkar dengan suaminya.
Di tengah kondisi emosi yang rapuh, ia mencari pelarian dengan meminta pendapat kepada seorang teman laki-laki. Niat awal yang sekadar berbagi cerita perlahan berubah menjadi kedekatan yang melampaui batas kewajaran
Masalah muncul ketika sang teman ternyata menyimpan rasa terhadap istri orang. Hubungan yang seharusnya berhenti pada empati justru berkembang menjadi keterikatan emosional. Keduanya terlena, hingga lupa bahwa ada ikatan pernikahan yang sah dan keluarga yang seharusnya dijaga.
Situasi semakin rumit ketika suami tidak berada di rumah. Istri merasa bebas, seolah tanpa tanggung jawab yang mengikat. Bahkan, ia mengaku telah pasrah terhadap pernikahan yang baru seumur jagung dan mulai menyatakan keinginan untuk berpisah, tanpa upaya serius untuk memperbaiki keadaan.
Padahal, membangun rumah tangga bukan perkara mudah. Pertengkaran adalah hal lumrah dalam setiap pernikahan dan sejatinya merupakan ujian kedewasaan.
Di titik inilah diperlukan sikap saling memahami, menahan ego, serta keberanian untuk menyelesaikan masalah, bukan mencari pelarian yang justru memperparah luka.
Pernikahan ibarat gelas dan lepek-keduanya pasti saling bergesekan dan meninggalkan goresan. Namun, bukan berarti harus dibuang saat retak. Justru dari sanalah komitmen dan kedewasaan diuji.
Perselingkuhan bukanlah solusi atas masalah rumah tangga. Ia hanya akan melahirkan luka baru, merusak kepercayaan, dan menghancurkan banyak pihak, termasuk anak serta keluarga besar.
Sudah seharusnya setiap individu kembali pada nilai tanggung jawab, kesetiaan, dan keberanian untuk menyelesaikan persoalan secara dewasa.












