Berdalih Bantu BI Checking Konsumen Bermasalah, Banyak Koprasi Simpan Pinjam Muncul Tanpa Pengawasan OJK

- Publisher

Jumat, 5 September 2025 - 05:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Timesin.id, Kota Solo – Banyaknya koprasi simpan pinjam dengan ijin yang ngk jelas di wilayah solo dan sekitarnya.Tim media , Kamis (4 September 2025). menemukan banyak kejanggalan di lapangan dan blom ada tindakan dari APH di wilayah solo.

Al Ghozali Wulakada selalu Legal Auditor di solo angkat bicara, terkait maraknya
Fenomena Koperasi
Ilegal.

Koperasi merupakan salah satu badan hukum. Ada dua kualifikasi legal pada koperasi yaitu ; legal badan dan legal usaha. Legal badan terkait keberadaan organisasinya sebagai badan hukum, sebagai syarat awal untuk menjalankan usaha koperasi, sebagai subjek hukum penanggungjawab. Setelah jadi, lalu izin lusaha dalam koperasi. Ragam usaha koperasi yang semuanya perlu ada izin.

Demi mendapatkan izin badan relatif lebih muda. Tapi izin usaha, memerlukan sejumlah persyaratan yang kadang kerap sulit dipenuhi.

Sebenarnya semua syarat dalam peraturan dibuat berdasar studi yang tepat. Tujuannya mengatur perilaku manajemen yang mengelola hak hak anggota.

Kalau tentang aturan perkoperasian, saya fikir tidak diperdebatkan lagi. Masalahnya saat ini ialah keengganan para pelaku koperasi memenuhi izin dan mentaati aturan.

Kontrol anggota terhadap koperasi jarang sekali dilakukan. Mereka menabung, simpan umum, pinjam, deposito dll tanpa mengetahui dan memverifikasi legalitas badan dan usaha koperasi. Masyarakat juga cenderung tergiur dengan iming iming bunga tinggi, tanpa skeptis terhadap legalitas koperasi dan usaha dengan imbal bunga /bagi hasil yang besar.

Baca Juga :  Bitcoin Bertahan di Atas $83 Ribu, Ethereum Menguat Tipis di Tengah Tekanan Pasar

Ketika terjadi wanprestasi, baru bermunculan bukti bukti baru seperti penipuan dan penggelapan. Koperasi yang tidak memiliki izin usaha, tapi melabeli diri sebagai koperasi termasuk dalam pidana memalsukan kedudukan palsu sekaligus unsur penipuan. Meskipun kesalahan menimbulkan kerugian pada nasaba koperasi simpan pinjam.

Menjamurnya koperasi ilegal badan dan usaha itu terjadi karena dua sebab ;
1. Pemerintah, khususnya Dinas Koperasi tidak melakukan penegakan hukum yang benar. Dinas Koperasi tidak tegas. Dinas koperasi, diperintah atau tidak, mereka wajib berkala melakukan audit hukum terhadap koperasi setiap tahun. Jika tidak mampu SDM Dinas Koperasi maka kerjasama dengan Fakultas Hukum. Audit hukum itu hal yang sangat mudah. Jika tidak bisa melakukan nya sendiri maka, bisa bekerjasama dengan Kampus. Fakultas Hukum Universitas Slamet Riyadi bersedia memantu terkait Audit Hukum Koperasi.
2. Ditengah krisis ekonomi seperti saat ini. Pilihan instan dan simpel ditempuh oleh masyarakat, maka mereka sangat muda tergiur tawaran tawaran keuntungan yang irasional.***

Baca Juga :  Harga Bitcoin Turun Imbas Kebijakan Tarif Global

Follow WhatsApp Channel timesin.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pemuda Sumenep Guncang Surabaya Lewat Bisnis Kreatif
Menkeu Tambah DAU Rp7,66 T untuk THR Guru
Apa itu Coretax dan Bagaimana Cara Mendaftar
Menuju Usia 130 Tahun, BRI Rebranding Kantor Cabang Gatot Subroto
Bamsoet: Industri Direct Selling Bisa Jadi Penopang Ekonomi Nasional di Tengah Perlambatan Ekonomi Dunia
BM Billiard dan Cafe Dibuka, Adlani Rambe Ramaikan Acara
Peternakan Sapi Jadi Motor Baru Perekonomian Payudan Dundang
SPPG Yayasan Ibnu Bachir Klampar Pamekasan Dapat Apresiasi Luar Biasa, Jadi Percontohan Pelayanan Gizi Siswa

Berita Terkait

Sabtu, 17 Januari 2026 - 22:04 WIB

Pemuda Sumenep Guncang Surabaya Lewat Bisnis Kreatif

Senin, 29 Desember 2025 - 10:58 WIB

Menkeu Tambah DAU Rp7,66 T untuk THR Guru

Minggu, 21 Desember 2025 - 12:39 WIB

Apa itu Coretax dan Bagaimana Cara Mendaftar

Jumat, 19 Desember 2025 - 13:07 WIB

Menuju Usia 130 Tahun, BRI Rebranding Kantor Cabang Gatot Subroto

Minggu, 14 Desember 2025 - 15:38 WIB

Bamsoet: Industri Direct Selling Bisa Jadi Penopang Ekonomi Nasional di Tengah Perlambatan Ekonomi Dunia

Berita Terbaru

INSPIRATIF: Dua sosok pemuda asal Sumenep berhasil menggagas bisnis kreatif di Surabaya.

Ekonomi

Pemuda Sumenep Guncang Surabaya Lewat Bisnis Kreatif

Sabtu, 17 Jan 2026 - 22:04 WIB

You cannot copy content of this page