PAMEKASAN – Dalam rangka mempererat komunikasi serta mendukung kelancaran pembangunan di wilayah binaannya, Babinsa Koramil 0826-05/Larangan, Serda M. Sayyadi, melaksanakan kegiatan komunikasi sosial (komsos) bersama Kepala Desa Grujugan dan kepala tukang pembangunan Koperasi Desa Merah Putih (KDKMP). Kegiatan tersebut berlangsung di lokasi pembangunan KDKMP, Dusun Dalem Karang, Desa Grujugan, Kecamatan Larangan, Kabupaten Pamekasan. Senin (22/12)
Pada kesempatan tersebut, Serda M. Sayyadi meninjau langsung proses pembuatan begesting slop pondasi bangunan koperasi desa. Ia menyampaikan bahwa kegiatan komsos ini bertujuan untuk menjalin silaturahmi sekaligus memastikan proses pembangunan berjalan sesuai rencana serta dalam kondisi aman dan kondusif.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Kehadiran kami sebagai Babinsa adalah untuk melaksanakan komunikasi sosial sekaligus memantau langsung progres pembangunan agar berjalan lancar dan sesuai dengan perencanaan,” ujarnya
Selain itu, Babinsa juga mengingatkan pentingnya memperhatikan faktor keamanan dan keselamatan kerja selama proses pembangunan berlangsung. Menurutnya, keselamatan para pekerja harus menjadi prioritas utama guna menghindari terjadinya kecelakaan kerja.
“Saya mengimbau agar selalu memperhatikan faktor keamanan dan keselamatan kerja di lokasi pembangunan,” tegasnya.
Sementara itu, Kepala Desa Grujugan menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas pendampingan serta perhatian yang diberikan Babinsa. Ia menilai kehadiran Babinsa memberikan rasa aman dan semangat tersendiri bagi para pekerja maupun masyarakat sekitar.
“Kami sangat terbantu dengan kehadiran Babinsa yang selalu aktif mendampingi dan mendukung setiap kegiatan pembangunan di desa,” ungkap Kepala Desa Grujugan.
Ia juga menambahkan bahwa pembangunan Koperasi Desa Merah Putih mendapat respon positif dari masyarakat karena dinilai mampu mendukung program pemerintah dalam meningkatkan perekonomian dan kesejahteraan warga desa.
“Masyarakat menyambut baik pembangunan KDKMP ini dan berharap koperasi ini dapat menjadi motor penggerak ekonomi desa ke depannya,” pungkasnya.












