FLAJK:  Jasa Konstruksi Kecil Perlu Dilibatkan untuk Pulihkan Infrastruktur Pascabencana Sumatera

- Publisher

Rabu, 17 Desember 2025 - 09:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA – Sekretaris Jenderal Forum Lintas Asosiasi Jasa Konstruksi (FLAJK), Yakub F. Ismail, menyoroti besarnya alokasi anggaran pemerintah untuk pembangunan dan pemulihan infrastruktur dasar pascabencana yang terjadi di Aceh, Sumatera Barat, dan Sumatera Utara.

Menurut Yakub, komitmen anggaran yang disetujui tersebut mencerminkan keseriusan pemerintah dalam memastikan upaya pemulihan konektivitas, layanan publik, dan ekonomi masyarakat yang terdampak bencana.

Kendati begitu, pihaknya menegaskan pentingnya pelibatan masyarakat, khususnya asosiasi dan pelaku jasa konstruksi nasional, utamanya yang masuk kategori menengah ke bawah.

“Apa yang dapat kita harapkan dari upaya pemulihan infrastruktur pascabencana di Sumatera ini yakni tidak sekadar berorientasi pada kecepatan dan skala proyek, melainkan pada aspek pemerataan dan keadilan. Karena itu, pelaku jasa konstruksi swasta, terutama yang skala menengah dan kecil yang punya kapasitas dan pengalaman sangat dibutuhkan,” kata Yakub di Jakarta, Selasa (16/12).

Yakub menilai, pemerintah perlu untuk tidak selalu memprioritaskan perusahaan BUMN, dalam pengerjaan proyek pemulihan pascabencana ini.

Baca Juga :  98 Resolution Network Inisiasi Membangun Jaring Solidaritas Sosial, Bagikan Sembako untuk Ojok Online

Karena itu, dirinya mengusulkan agar pemerintah perlu membuka ruang yang adil bagi pelaku usaha konstruksi swasta menengah–kecil melalui skema pengadaan yang transparan, paket pekerjaan yang terdistribusi, serta pendampingan teknis dan pembiayaan.

“Dengan desain kebijakan yang tepat dan berpihak, kualitas tetap terjaga, sementara ekonomi lokal akan tetap ikut tumbuh,” ujarnya.

Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Perusahaan Konstruksi Indonesia (ASPERKONI) itu mencontohkan pengelolaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) sebagai pembanding dalam konteks pelibatan masyarakat serta pelaku usaha menengah dan kecil dalam pengelolaannya.

Baca Juga :  Gerakan Political Blitzer Eksploitasi Kerentanan Ekonomi dan Keresahan Sosial

Model MBG, menurutnya adalah bentuk kolaborasi pembangunan yang sangat efektif dan inklusif yang mampu menciptakan lapangan kerja, memperkuat rantai pasok lokal, dan meningkatkan daya beli masyarakat.

“Pendekatan serupa kita harapkan dapat diadopsi dan diterapkan pada pembangunan infrastruktur pascabencana di Sumatera, yakni dengan melibatkan kontraktor skala menengah ke bawah,” tandasnya.

Follow WhatsApp Channel timesin.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Apel Ops Keselamatan Semeru 2026, Polres Pamekasan Siapkan Kamseltibcarlantas
Relawan Bawang Mas Group dan Donasi Valen DA7 Bangun Jembatan Tretan Madura–Aceh
Aktivis Desak Kemenkeu RI Hentikan Realisasi Anggaran MBG ke Sumenep
Pandji Pragiwaksono Dilaporkan ke Polda Jatim Atas Dugaan Penistaan Agama
Sadis di Beltok: Pencurian Paksa Tewaskan Warga, Pelaku Dihadiahi Timah Panas
KPK Tetapkan Yaqut Cholil Tersangka Korupsi Haji, Pengembalian Kerugian Negara Baru Capai Rp100 Miliar
Materi Stand Up Pandji Tuai Respons Beragam, Tokoh Pesantren hingga Publik Figur Bicara
KPK Dalami Peran Kejari, Tiga Jaksa Diperiksa Terkait Kasus Bupati Bekasi Nonaktif

Berita Terkait

Senin, 2 Februari 2026 - 11:47 WIB

Apel Ops Keselamatan Semeru 2026, Polres Pamekasan Siapkan Kamseltibcarlantas

Kamis, 29 Januari 2026 - 10:00 WIB

Relawan Bawang Mas Group dan Donasi Valen DA7 Bangun Jembatan Tretan Madura–Aceh

Sabtu, 17 Januari 2026 - 08:55 WIB

Aktivis Desak Kemenkeu RI Hentikan Realisasi Anggaran MBG ke Sumenep

Senin, 12 Januari 2026 - 21:32 WIB

Pandji Pragiwaksono Dilaporkan ke Polda Jatim Atas Dugaan Penistaan Agama

Senin, 12 Januari 2026 - 15:27 WIB

Sadis di Beltok: Pencurian Paksa Tewaskan Warga, Pelaku Dihadiahi Timah Panas

Berita Terbaru

Kantor Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Sumenep. (Doc. Istimewa)

News

Delapan Pejabat Berebut Kursi Sekda Sumenep

Selasa, 3 Feb 2026 - 20:16 WIB

Kolom

Disfungsi Pemerintahan dalam Pelayanan Publik

Selasa, 3 Feb 2026 - 10:21 WIB

You cannot copy content of this page