Demo Jastra Soroti Skandal Program Wirausaha Santri Sumenep

- Publisher

Rabu, 24 September 2025 - 17:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aksi demonstrasi Jastra di depan kantor Bupati Sumenep. (Doc. Timesin/Fairus).

Aksi demonstrasi Jastra di depan kantor Bupati Sumenep. (Doc. Timesin/Fairus).

SUMENEP – Jaringan Strategi Pemuda (Jastra) kembali menyuarakan kritik tajam terhadap program unggulan Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo. Melalui aksi demonstrasi “September Hitam“, mereka menyoroti program Wirausaha Santri dan Rumah Produksi yang disebut beranggaran fantastis, namun dinilai minim hasil nyata.

Menurut Jastra, salah satu indikator kegagalan terlihat dari kondisi Rumah Produksi yang diresmikan pada 2021. Bangunan tersebut kini terbengkalai dan memunculkan dugaan adanya tindak pidana korupsi.

Baca Juga :  Neng Lia Bongkar Alasan Sering Tampil di Media Sosial: Gen Z Butuh Panutan Nyata!

“Dengan anggaran fantastis tetapi tidak ada perencanaan yang matang maka hanya akan menjadi bancakan bagi oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab. Jadi, dengan adanya dugaan tindak korupsi pada program unggulan bupati, maka yang wajib bertanggung jawab ialah bupati sumenep Achmad Fauzi selaku pembuat program unggulan,” tegas Hasyim, Ketua JASTRA, dalam keterangan tertulisnya, Rabu (24/9).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Jastra juga menyoroti sikap pemerintah daerah yang dinilai tidak serius menuntaskan persoalan ini. Mereka menilai proses audiensi, aksi demonstrasi hingga sidang sengketa informasi belum direspons dengan itikad baik oleh bupati maupun dinas terkait.

Baca Juga :  Skandal Hukum Terbesar 2025! Ketua PN Jaksel hingga Advokat Terseret Suap Rp60 Miliar

Sementara itu, Komisi IV DPRD Sumenep disebut belum menyetujui pengajuan anggaran program Wirausaha Santri yang diajukan Dinas Kebudayaan, Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata. Alasan penolakan karena tujuan program tersebut dinilai kabur dan tidak jelas.

“Ketika Komisi IV menyatakan program Wirausaha Santri kabur ataupun tidak jelas, maka selama ini apa yang telah dihasilkan oleh program unggulan bupati sumenep yakni Wirausaha Santri selama kurang lebih 5 tahun?,” lanjut Hasyim.

Baca Juga :  Usai Demo Berujung Anarkis, Badko HMI Jatim Desak Kapolda Copot Kapolres Bangkalan

Dalam aksinya, JASTRA menyampaikan empat poin tuntutan;

1. KPK RI wajib periksa Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo.

2. Bupati Achmad Fauzi Wongsojudo wajib bertanggung jawab.

3. Bupati Achmad Fauzi Wongsojudo harus mundur dari jabatannya.

4. Polres Sumenep dan Kejaksaan Sumenep wajib transparan terkait proses hukum dugaan korupsi program unggulan bupati.

Follow WhatsApp Channel timesin.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Babinsa Pademawu Ajak Pemuda Desa Tanjung Jauhi Bahaya Narkoba
Delapan Pejabat Berebut Kursi Sekda Sumenep
PMII UNIBA Sororti PR Calon Sekda Sumenep 2026 di Dinas Sebelumnya
Babinsa Koramil Larangan Dampingi Pengeboran Sumber Air Bersih di Desa Larangan Luar
Satlantas Polres Sumenep Amankan Lalu Lintas Pemangkasan Pohon
Apel Ops Keselamatan Semeru 2026, Polres Pamekasan Siapkan Kamseltibcarlantas
Rifa’s Scarf Torehkan Prestasi Gemilang di Fashion Show Trans Icon Mall Surabaya
Satlantas Polres Sumenep Gelar Polisi Sahabat Anak

Berita Terkait

Rabu, 4 Februari 2026 - 10:29 WIB

Babinsa Pademawu Ajak Pemuda Desa Tanjung Jauhi Bahaya Narkoba

Selasa, 3 Februari 2026 - 20:16 WIB

Delapan Pejabat Berebut Kursi Sekda Sumenep

Selasa, 3 Februari 2026 - 17:32 WIB

PMII UNIBA Sororti PR Calon Sekda Sumenep 2026 di Dinas Sebelumnya

Selasa, 3 Februari 2026 - 10:48 WIB

Babinsa Koramil Larangan Dampingi Pengeboran Sumber Air Bersih di Desa Larangan Luar

Senin, 2 Februari 2026 - 11:47 WIB

Apel Ops Keselamatan Semeru 2026, Polres Pamekasan Siapkan Kamseltibcarlantas

Berita Terbaru

Kantor Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Sumenep. (Doc. Istimewa)

News

Delapan Pejabat Berebut Kursi Sekda Sumenep

Selasa, 3 Feb 2026 - 20:16 WIB

Kolom

Disfungsi Pemerintahan dalam Pelayanan Publik

Selasa, 3 Feb 2026 - 10:21 WIB

You cannot copy content of this page